Thursday, 17 November 2016

Spesifikasi Drone MJX X102H - Action Cam Support!



Mungkin anda suda tau drone yang bisa dibilang paling laris untuk keluaran dari brand MJX, yap apa lagi jika bukan MJX X101. Drone X101 suudah bisa dibilang sukses di pasaran, bukan hanya di Indonesia saja ternyata, namun di seluruh dunia. Itu bisa dilihat dengan banyaknya pilot yang memiliki atau memberikan review versi mereka mengenai drone MJX X101. Nah, kabar baru untuk anda yang memang menyukai drone buatan MJX. Kali ini MJX memiliki versi lanjutan dari Drone X101 mereka. Drone ini juga memiliki beberapa pembaharuan yang dimaksudkan semata – mata untuk memudahkan para pilot untuk menerbangkan Drone MJX ini, serta juga dengan menambahkan beberapa fitur baru. Dan di kesempatan kali ini kita akan coba bahas drone upgrade dari X101 bila di lihat dari spesifikasinya.



Spesifikasi Drone MJX X102H - OmahDrones


Drone ini memiliki nama baru sebagai versi pembaruan dari X101 menjadi MJX X102H. bila dilihat sekilas dari bodynya, hal yang paling mencolok adalah propellernya yang menghadap kebawah. Tentu ini sangat kontras karena di MJX X101 letak propellernya juga masih menghadap keatas. Tapi jangan khawatir, baik menghadap keatas atau kebawah sama saja sebenarnya, malah dengan memiliki propeller yang menghadap kebawah, akan menambah kesan artistic dari drone MJX X102H ini. Untuk jenisnya MJX X102H juga masih termasuk ke dalam jenis Quad-Copter, bisa dilihat dari jumlah propellernya dan framenya yang membentuk huruf X.



Bila di MJX X101 juga identik dengan “mata” yang terletak di badan drone bagian depan, MJX X102H juga masih memiliki aksen mata tersebut, desainnya yang sekarang juga masih keren, ditambah MJX X102H juga memiliki sepasang kaki yang didesain kokoh, sehingga kaki ini bisa menopang seluruh tubuh MJX X102H beserta action cam yang dibawanya apabila anda memasang actioncam di MJX X102H. untuk anda yang masih pemula juga jangan khawatir, karena di setiap pembelian MJX X102H umumnya anda juga akan mendapatkan blade protector, sehingga dengan adanya blade protector anda bisa menerbangkan drone tanpa takut menabrak dinding misalnya, namun ketika menerbangkan juga harus tetap hati – hati, jangan mentang – mentang sudah dipasang protector lalu anda asal – asalan menerbangkannya.

Spesifikasi Drone MJX X102H - OmahDrones


Di seri MJX X102H ini, ternyata dia juga memiliki fitur yang cukup banyak seperti yang omahdrones dapatkan datanya seperti ini:

Features:
With Headless Mode,no need to adjust the position of aircraft before flying.
With One Key Return function ,makes it easily to find the way home.
6-Axis gyro quad-rotorcraft flight, strong stability,can easily implement various flight movements, stronger wind resistance, easier to control.
Can be mounted module C4015/C4016/C4018 camera components for upgrade (Module C4015/C4016/C4018 are not included in the package). Also FPV real-time transmission.
With altitude hold mode, adopt the advanced barometer to automatically maintain flying alitude, one key start / landing / unlock.
Available phone controller. Download APP "MJX H", open the phone WIFI connect to the WIFI camera,  can use APP remote control the drone.
The quadcopter can fly both indoor and outdoor.Including 4CH digital proportional RC system.
Inverted Flight, Rolling 180° ,3D Flip
Functions: Up/down, turn left / right, forward / backward, left / right sidewayfly, headless mode, with light, 3D rolling



Untuk baterainya sendiri, MJX X102H ini memiliki baterai bawaan yang memiliki kapasitas sebesar 1200 mAh. Dengan baterai yang kapasitasnya sebesar itu, MJX X102H ini bisa terbang hingga selama 25 menit. Apabila benar bisa sampai 25 menit, itu berarti anda sudah memiliki waktu yang sangat cukup untuk terbang sambil mengabadikan momen ketika berada diudara. Baterai MJX X102H ini memiliki tegangan sebesar 7.4 Volt, sehingga untuk melakukan recharge, anda harus menggunakan charger bawaan dari MJX atau anda juga bisa memakai charger khusus baterai Li-Po yang sudah memiliki kemampuan smart charger. Dan untuk mengisi baterainya, kira – kira membutuhkan waktu selama 180 menit.


Spesifikasi Drone MJX X102H - OmahDrones


Sedangkan untuk remotenya, MJX X102H memiliki remote dengan desain yang bisa dibilang sangat simpel dan kompleks. Mengapa? Karena desain remotenya dibuat datar, tidak miliki banyak motif dalam bodynya. Tapi dalam remote tersebut anda sudah bisa mengendalikan penuh drone MJX X102H. mulai dari sekedar terbang, mengambil gambar, dan juga  anda bisa mengaktifkan fitur baru di MJX X102H yaitu Altitude hold, dimana drone bisa menahan ketinggian agar tidak naik atau turun ketika terbang, sehingga untuk mengambil gambar dalam keadaan hovering bisa sangat smooth. Dengan remote ini, anda bisa mengendalikan MJX X102H hingga dalam radius sejauh 150 meter. Dan remote ini menggunakan baterai jenis AA sebanyak 4 buah untuk sumber tenaganya.


Spesifikasi Drone MJX X102H - OmahDrones


Di bagian kameranya, disini anda akan mendapatkan pilihan. Kebanyakan penjual menawarkan apa anda akan membeli MJX X102H dengan aksesori untuk Action Cam. Atau dengan kamera Wifi buatan MJX. Tentu apabila anda hendak melakukan FPV lebih baik memilih paket dengan kamera Wifi. Namun apabila anda lebih senang terbang bebas dengan merekam dengan action cam, maka tentu anda bisa memilih paket dengan aksesori action cam. Untuk hasil gambarnya juga jangan khawatir, karena MJX X102H juga sudah dilengkapi dengan stand kamera yang bisa meredam getaran ketika terbang.



Spesifikasi Detail:
Brand Name: MJX
Item NO.: X102H
Color: Red
Frequency : 2.4G
Channel : 4CH
Gyro:6 Axis
Transmitter: GR-302
Fuselage length: 500mm
Overall height: 160mm
Main rotor diameter: 220mm
Copter battery: 7.4V 1200mAh LiPo Battery (included)
Transmitter Power: 4 x 1.5V AA battery (not included)
Remote distance: 150m
Charging time: About 180mins
Flying time: About 25mins
Copter Weight: 430g
Package Weight :1250g
Product Size:50×50×16.5cm
Package Size :42×8.3×31.5cm



Spesifikasi Drone MJX X102H - OmahDrones


Dan apabila anda membeli drone MJX X102H pada umumnya, anda akan mendapatkan kelengkapan:
1 x MJX X102H
1 x Transmitter
1 x 7.4V 1200mAh LiPo Battery
4 x Spare Blade
4 x Blade Protector
2 x Landing Skid
1 x Screwdriver
1 x Camera Accessory
1 x USB Charger
1 x Manual
1 x Camera  FPV C4018 5 MP HD Camera Live



Dan kesimpulan yang mungkin bisa diambil dari pembahasan kali ini mungkin bagi anda yang ingin mendapatkan fitur lebih di drone MJX anda, khususnya yang masih X101 , mungkin anda bisa upgrade ke MJX X102H. karena drone ini selain desainnya sudah anti mainstream, juga memiliki kemampuan altitude hold yang bisa membuat drone tetap berada di ketinggian yang sudah dikunci.


Spesifikasi Drone MJX X102H - OmahDrones



Kurang lebih seperti itulah ulasan kita hari ini mengenai Spesifikasi Drone MJX X102H. untuk harga kisaran dari MJX X102H ini kira – kira sebesar Rp. 1.500.000,- dan tentu harga itu masih sifatnya kisaran. Harga bisa diatas atau dibawah harga tertera. Untuk segi harga masih tidak jauh berbeda dengan seri sebelumnya, itu berarti mengapa tidak upgrade ke versi yang lebih baru dengan fitur yang lebih lengkap? Namun tetap semua keputusan berada di tangan anda.

Wednesday, 9 November 2016

Inilah Spesifikasi Drone Pertama GoPro - Karma Drone

Melihat popularitas drone saat ini, memang membuat banyak produsen terkenal juga berusaha “memanfaatkan” keadaan. Seperti pada beberapa waktu lalu Xiaomi yang di Indonesia terkenal dengan produk smartphonennya ternyata juga dengan bangga mengeluarkan produk Drone yang memiliki kemampuan fantastis. Dan ternyata tak Cuma Xiaomi saja, GoPro sebagai satu brand yang terkenal akan Action cam nya selama ini, akhirnya juga ikut meramaikan dengan mengeluarkan sebuah drone yang memiliki banyak fitur canggih didalamnya. Sebenarnya rumor mengenai GoPro akan mengeluarkan unit baru berupa drone juga sudah menyebar di seluruh dunia, namun sejak tanggal 23 oktober 2016, GoPro secara resmi melrilis sekaligus menjual drone buatan mereka yang merupakan drone pertama buatan GoPro asli, dan dikesempatan kali ini kita akan coba ulas bagaimana kemampuan drone buatan GoPro dari spesifikasi yang berhasil kami dapatkan dari situs resminya.

Review GoPro Karma Drone


GoPro sendiri menamai drone pertama mereka ini dengan nama GoPro Karma. Drone ini memiliki bentuk yang sebenarnya cukup simpel. Dia memiliki kaki yang unuk dan empat buah lengan yang juga membuatnya termasuk kedalam jenis Quad-Copter. Lengan – lengan pada GoPro Karma juga bisa di ubah sesuai kebutuhan, walau hanya memiliki satu sendi yang bisa membuat lengannya di gerakkan maju dan mundur namun sendi pada tiap lengan GoPro Karma ini terbukti membuat GoPro Karma jadi memiliki sifat yang portable atau mudah dibawa. Bila dilihat pada gambar, terlihat juga bahwa GoPro Karma juga memiliki desain yang mewah walau simpel, hal itu juga patut dijadikan salah satu aspek kelebihan yang membuat suatu cirikhas di GoPro Karma yang tidak dimiliki oleh drone lainnya.


Folded GoPro Karma


Untuk fiturnya, dari situs resminya GoPro Karma tercatat memiliki beberapa fitur yang sangat menggiurkan seperti

-          Ultra Compact
Disini maksudnya adalah GoPro Karma ini memiliki ukuran yang pas, tak Cuma unit drone nya saja, karena tiap pembelian anda akan mendapatkan tas dimana semua equipment bisa ditaruh semua dalam tas. Belum lagi GoPro Karma ini kabarnya memiliki bobot yang ringan sehingga dibawa kemanapun tetap mudah saja.

-          Easy to Fly
GoPro Karma juga dikatakan mudah untuk diterbangkan bahkan untuk anda yang sama sekali belum pernah menerbangkan drone. Karena GoPro Karma juga memiliki peforma yang bagus, sehingga pilot pemula pun bisa percaya diri ketika menerbangkan GoPro Karma.

-          Take your friends for a ride
Fitur ini yang mungkin jadi cirikhas dari GoPro Karma juga. Fitur ini memungkinkan orang lain juga mendapatkan tampilan FPV dari GoPro Karma drone. Dan teman yang sedang menyaksikan FPV ini juga bisa sekaligus mengendalikan unit kamera di GoPro Karma, untuk bisa memakai fitur ini, teman anda harus memiliki aplikasi The GoPro Passenger™ terlebih dahulu.



Sebagai sumber tenaga untuk unit drone. GoPro Karma memiliki baterai yang kapasitasnya sebesar 5100 mAh dengan tegangan sebesar 14.8 Volt. Baterai ini sanggup membuat GoPro Karma terbang hingga selama 20 menit. Dengan baterai jenis Li-Po ini, tentu dalam waktu selama itu anda sudah bisa mengabadikan momen sekaligus merekamnya baik untuk keperluan pekerjaan, keperluan dokumentasi atau yang lainnya. Daya terbang GoPro Karma juga sudah bagus, bukan karena desainnya yang ramping saja namun juga berkat motor yang digunakan oleh GoPro Karma sudah merupakan brushless motor yang memiliki efisiensi lebih tinggi daripada motor jenis brushed. Ketika baterai mulai habis, sebisa mungkin jangan langsung charge baterai ketika baru mendarat. Tunggu sekitar 15 menit agar baterai jadi normal dulu, baru di charge menggunakan charger bawaan GoPro selama kira – kira 1 jam.


GoPro Karma Transmitter


Lanjut ke bagian transmitter atau controller. GoPro Karma ini memiliki remote yang cukup simpel, mengapa? Dari desainnya saja sudah sangat antimainstream. Bentuknya layaknya anda akan membuka kotak makan namun yang muncul adalah controller lengkap dari GoPro Karma. Controller ini memang sangat simpel, namun juga complex. Dalam remote ini hanya ada beberapa tombol penting saja, sehingga factor easy to fly tadi bisa diterapkan. Dan di remote ini pula juga sudah tersedia layar untuk menampilkan FPV dari GoPro Karma. Dengan adanya layar ini tentu anda tidak perlu lagi menggunakan smartphone anda untuk menjadi monitor utama GoPro Karma. Malah sekarang dengan adanya fitur ketiga tadi, smartphone anda bisa anda jadikan monitor untuk GoPro Passenger APP.

GoPro Karma Gimbal + GoPro Camera


Apa artinya GoPro Karma drone tanpa kamera? Yap. Sudah harus ada kamera di GoPro Karma. Karena tujuan GoPro membuat drone juga untuk mengambil kamera dari angle yang tidak bisa diambil dengan tangan biasa. Tapi, ketika anda membeli sebuah GoPro Karma, sayangnya anda tidak akan mendapat kamera bawaan dari GoPro. Itu berarti anda harus membeli kamera GoPro secara terpisah. Dan apabila anda memang ingin membeli kameranya, GoPro Camera yang support untuk GoPro Karma adalah GoPro Hero 4 (Black, Silver) ,. GoPro Hero 5 (Black, Session) ,.  Jadi pastikan jangan salah beli kamera GoPro untuk bisa dipasang dan support untuk GoPro Karma.



Dan di GoPro Karma ini, anda bisa memasang kamera dan hukumnya wajib menggunakan gimbal dari GoPro. Dan kali ini santai saja, karena tiap pembelian anda sudah mendapatkan unit gimbalnya. Gimbal dari GoPro ini bukan hanya bisa dipasang di GoPro Karma drone saja, namun juga bisa anda pasang di Karma Grip, sehingga anda bisa menggunakan GoPro seperti DJI Osmo.



Untuk spesifikasi lebih mendetail, sayangnya GoPro hanya memberikan informasi spesifikasi seperti yang bisa anda lihat dibawah ini:




Karma Drone
Maximum Speed 35 mph (15 m/s)
Maximum Distance Up to 9,840ft (3,000m)
Maximum Flight Altitude 14,500ft (4,500m)
Maximum Wind Resistance 22mph (10m/s)
Operating Frequency 2.4GHz
Dimensions (Opened/No Propellers) Length: 12in (303mm)
Width: 16.2in (411mm)
Height: 4.6in (117mm)
Dimensions (Folded/Transport) Length: 14.4in (365.2mm)
Width: 8.8in (224.3mm)
Height: 3.5in (89.9mm)
Propeller Length 10in (25.4cm)
Weight 35.5oz (1006g)



Karma Controller
Screen Size 5in (12.7cm)
Screen Resolution 720p
Screen Brightness 900 nits
Battery Life 4 hours
Operating Frequency 2.4GHz
Weight 22oz (625g)




Karma Battery
Dimensions Length: 8in (201.3mm)
Width: 3.6in (91.62mm)
Height: 1.75in (42.7mm)
Weight 19.3oz (545g)
Flight Time Up to 20 minutes
Rating 14.8V 5100mAH (75.4Wh)
Battery Type Li-Po



Karma Stabilizer
Range of motion -90° to 0° (down/up)
Camera Compatibility HERO5 Black, HERO5 Session, HERO4 Black/Silver
Weight 8oz (230g)
Number of Axes 3



Karma Grip Handle
Dimensions Length: 8in (205mm)
Width: 1.7in (43mm)
Height: 1.7in (43mm)
Battery Life 1.75 hours
Weight 8.62oz (244.6g)



GoPro Karma Kit


Penasaran anda akan mendapatkan apa saja ketika membeli GoPro Karma? Berikut adalah item yang akan anda dapatkan bila membeli GoPro Karma official.

- Karma Drone
- Karma Controller
- Karma Stabilizer (Gimbal)
- Karma Grip
- Karma Harness
- Karma Battery for drone
- Karma Charger
- Karma Propeller (6x)
- Karma Mounting Ring
- Karma Case



Karena tiap pembelian sudah mendapatkan banyak item bahkan termasuk Tas atau Case yang sudah bisa digunakan untuk menyimpan semua equipment GoPro Karma. Maka anda tidak perlu cari – cari tas lagi yang cocok digunakan untuk menyimpan dan aman digunakan untuk membawa GoPro Karma kemanapun anda pergi. Dan mungkin kesimpulan untuk GoPro Karma ini bisa menjadi drone pertama bagi para pecinta GoPro Action cam yang belum memiliki unit drone. Karena bisa dilihat, ketika sudah membeli GoPro Karma saja anda sudah mendapatkan segalanya kecuali unit GoPro Camera yang cocok untuk GoPro Karma nya.

Spesifikasi GoPro Karma Drone - OmahDrones
GoPro Karma + Remote

Dengan semua kelengkapan, beserta fitur yang ditawarkan selalu ada harga dibalik itu semua pastinya. Dan apabila anda tertarik untuk memiliki drone GoPro Karma ini, harga yang tercantum di situs reminya apabila dikonversikan kedalam rupiah maka harga GoPro Karma drone ini sekitar 10 – 11 juta rupiah. Tentu harga itu bisa berubah sewaktu – waktu terlebih bila kurs dolar berubah lagi. Nah, kira – kira seperti itulah ulasan kita hari ini mengenai kemampuan dan fitur GoPro Karma drone berdasarkan spesifikasinya.

Thursday, 3 November 2016

Inilah Spesifikasi Drone DJI Terbaru - DJI Mavic Pro Drone

Setelah mencapai kesuksesannya dalam memproduksi drone professional mulai dari Phantom series yang hingga artikel ini ditulis sudah sampai Phantom 4. Ditambah dengan produk Drone Inspire yang juga digunakan oleh banyak sekali pilot diseluruh dunia, nampaknya DJI belum berpuas diri. Itu dibuktikan dengan baru – baru ini mereka secara resmi meluncurkan sebuah drone baru yang memiliki kelebihan dibandingkan versi – versi sebelumnya. Bahkan drone baru ini juga sudah bisa dibilang “terkenal” sebelum dia diluncurkan. Itu terjadi karena dia disebut – sebut memiliki kemampuan yang dahsyat padahal ukuran tubuhnya tergolong kecil. Dia disebut juga memiliki spesifikasi yang cukup tinggi. Dan di kesempatan kali ini kita akan membahasnya dari segi spesifikasi yang dimilikinya.

Spesifikasi DJI Mavic Pro Drone - OmahDrones


DJI kali ini menamainya dengan nama DJI Mavic Pro. Juga terkenal dengan nama DJI Mavic saja. Drone ini memiliki bentuk yang lebih kecil dua kali lipat daripada phantom series. Drone ini didesain portable, yang artinya drone ini bisa dengan mudah anda bawa kemana – mana. Yap, dari pertama kali melihatnya memang fitur portable ini yang paling mencolok. Di unit drone, ketika anda hendak membawanya untuk bepergian, anda tidak perlu lagi memerlukan tas yang besar, karena DJI Mavic ini bisa anda lipat pada bagian lengan – lengannya hingga menjadi super simpel dan mudah anda masukkan ke dalam tas. Tak Cuma itu, pada bagian remote pun sama, anda juga bisa melipat bagian phone holder dan antenna segingga menjadi super simpel dan mudah dibawa alias portable.


Spesifikasi DJI Mavic Pro Drone - OmahDrones


Spesifikasi DJI Mavic Pro Drone - OmahDrones



Bentuknya yang kecil dan memiliki tubuh memanjang, membuat DJI Mavic terlihat seperti drone jenis Racing Drone. Mungkin ada benarnya juga, karena bila dilihat versi sebelumnya, DJI belum mengeluarkan drone untuk Racing. Namun bila dilihat dari aspek lain, DJI Mavic ini bisa membuat anda membuat kesimpulan sendiri nantinya. Masalahnya, DJI Mavic juga dilengkapi dengan kamera super buatan DJI yang bisa merekam video dalam resolusi 4K. Dan DJI Mavic ini pun ternyata juga memiliki fitur yang sama hebatnya dengan drone – drone buatan dji terdahulu seperti GPS tentu saja, lalu fitur object detection dan fitur lainnya juga ada di DJI Mavic.

Spesifikasi DJI Mavic Pro Drone - OmahDrones


Untuk sumber tenaganya, DJI Mavic menggunakan baterai Li-Po yang memiliki kapasitas sebesar 3830 mAh dan bertegangan 11.4 Volt. Dengan baterai yang memiliki nama Intelligent Flight Battery ini, DJI Mavic mampu terbang hingga 27 menit. Lama waktu terbang ini lah yang juga menjadi kelebihan dari drone DJI Mavic. Bila dibandingkan dengan Phantom series, lama waktu terbang hampir sama, padahal ukuran DJI Mavic lebih kecil daripada Phantom Series. Dengan lama waktu terbang yang bisa dibilang fantastis ini, tentu kebutuhan anda dengan drone bisa terpenuhi, baik itu untuk untuk keperluan mengambil gambar, bahkan untuk racing juga oke, karena DJI Mavic bisa melesat diudara dengan kecepatan maksimal 65 KM per jam.



Bagaimana dengan remotenya? Nah, seperti yang dikatakan di atas tadi, DJI Mavic memiliki remote yang juga simple dan portable. Remote ini bisa menjadi lebih ringkas dengan memasukkan phone holder dan juga melipat bagian antenna. Dengan remote yang tentu sudah menggunakan frekuensi 2.4GHz ini, anda bisa menerbangkan DJI Mavic hingga radius sejauh 7 KM dengan catatan tidak ada Obstacle atau halangan seperti pepohonan, gedung, tower, dan sebagainya. Nah, karena phone holder dari remote ini tidak bisa dilepas pasang seperti pada remote Phantom series, maka disini yang perlu diperhatikan adalah apabila anda hendak menggunakan smartphone untuk FPV, pastikan panjang smartphone anda tidak melebihi 16cm.


Spesifikasi DJI Mavic Pro Drone - OmahDrones


Lanjut ke bagian unit kamera. Di bagian kamera ini sepertinya harus diperhatikan secara lebih. Pasalnaya DJI juga memberikan informasi secara detail pada bagian kameranya. Jelas ini dimaksudkan untuk para pilot agar mengetahui kemampuan asli dari kameranya, sehingga ketika pengambilan gambar, pilot sudah tau harus bagaimana. Nah, untuk kamera pada DJI Mavic ini memang bila dilihat seklilas ukurannya tergolong kecil. Namun jangan salah sangka dulu, karena kamera ini sudah bisa merekam video dalam resolusi 4K. bahkan juga sudah bisa record dalam resolusi C4K seperti yang tercantum dalam spesifikasi kamera DJI Mavic pada situs resmi DJI. Dan untuk mengambil foto, juga ada beberapa mode bawaan yang bisa digunakan seperti single shot, burst, interval, dan lainnya. Yang membuat lebih elegan lagi seluruh bagian kamera dan gimbal pada DJI Mavic ini bisa dipasangi pelindung berupa cover yang elegan, ketika cover ini dipasang akan membuat DJI Mavic terlihat lebih mewah, dan mungkin akan lebih bagus apabila cover ini selalu dipasang pada drone.




Bagi anda yang penasaran dengan spesifikasi rincinya, untungnya DJI memberikan spesifikasi yang lengkap untuk drone DJI Mavic nya yang bisa dilihat dibawah ini:


AIRCRAFT

Folded
H83mm x W83mm x L198mm
Diagonal Size (Excluding Propellers)
335 mm
Weight (including battery and propellers)
1.62 lbs (734 g) (exclude gimbal cover)
1.64 lbs (743 g) (include gimbal cover)
Max Ascent Speed
16.4 ft/s (5 m/s) in Sport mode
Max Descent Speed
9.8 ft/s (3 m/s)
Max Speed
40 mph (65 kph) in Sport mode without wind
Max Service Ceiling Above Sea Level
16404 feet (5000 m)
Max Flight Time
27 minutes (0 wind at a consistent 15.5 mph (25 kph))
Max Hovering Time
24 minutes (0 wind)
Overall flight time
21 minutes ( In normal flight, 15% remaining battery level )
Max Flight Distance
8 mi (13 km, 0 wind)
Operating Temperature
32° to 104° F (0° to 40° C)
GPS Mode
GPS / GLONASS
Hover Accuracy
Vertical:
+/- 0.1 m (when Vision Positioning is active) or +/-0.5 m
Horizontal:
+/- 0.3 m (when Vision Positioning is active) or +/-1.5 m

REMOTE CONTROLLER

Operating Frequency
2.4 GHz to 2.483 GHz
Max Transmission Distance
FCC Compliant: 4.3 mi (7 km);
CE Compliant: 2.5 mi (4 km) (Unobstructed, free of interference)
Operating Temperature
32° to 104° F ( 0° to 40° C )
Battery
2970mAh
Transmitter Power (EIRP)
FCC:≤26 dBm
CE:≤20 dBm
Operating Voltage
950mA @ 3.7V
Supported Mobile Device Size
Thickness Supported:6.5-8.5mm
Max length: 160mm
Supported USB port types: Lightning, Micro USB(Type-B),USB(Type-C)™

INTELLIGENT FLIGHT BATTERY

Capacity
3830 mAh
Voltage
11.4 V
Battery Type
LiPo 3S
Energy
43.6 Wh
Net Weight
Approx.0.5 lbs(240 g)
Operating Temperature
41° to 104° F ( 5° to 40° C )

CAMERA

Sensor
1/2.3” (CMOS), Effective pixels:12.35 M (Total pixels:12.71M)
Lens
FOV 78.8° 28 mm (35 mm format equivalent) f/2.2
Distortion < 1.5% Focus from 0.5 m to ∞
ISO Range
100-3200 (video)
100-1600 (photo)
Shutter Speed
8s -1/8000s
Image Max Size
4000×3000
Still Photography Modes
Single shot
Burst shooting: 3/5/7 frames
Auto Exposure Bracketing (AEB): 3/5 bracketed frames at 0.7 EV Bias
Interval
Video Recording Modes
C4K: 4096×2160 24p
4K: 3840×2160 24/25/30p
2.7K: 2704×1520 24/25/30p
FHD: 1920×1080 24/25/30/48/50/60/96p
HD: 1280×720 24/25/30/48/50/60/120p
Max Video Bitrate
60 Mbps
Supported File Formats
FAT32 ( ≤ 32 GB ); exFAT ( > 32 GB )
Photo
JPEG, DNG
Video
MP4, MOV (MPEG-4 AVC/H.264)
Supported SD Card Types
Micro SD™
Max capacity: 64 GB. Class 10 or UHS-1 rating required
Operating Temperature
32° to 104° F ( 0° to 40° C )

GIMBAL

Controllable Range Pitch: -90° to +30°
Roll: 0° or 90° (Horizontally and vertically)
Stabilization 3-axis (pitch, roll, yaw)

 

FORWARD VISION SYSTEM

Obstacle Sensory Range
Precision measurement range: 2 ft (0.7 m) to 49 ft (15 m)
Detectable range: 49 ft (15 m) to 98 ft (30 m)
Operating Environment
Surface with clear pattern and adequate lighting (lux > 15)

 

DOWNWARD VISION SYSTEM

Velocity Range
≤22.4 mph (36 kph) at 6.6 ft (2 m) above ground
Altitude Range
1 - 43 feet (0.3 - 13 m)
Operating Range
1 - 43 feet (0.3 - 13 m)
Operating Environment
Surface with clear pattern and adequate lighting (lux > 15)

APP / LIVE VIEW

Mobile App
DJI GO
Live View Quality
720P @ 30fps (depending on conditions and mobile device)
Latency
220ms (depending on conditions and mobile device)
Required Operating Systems
  • iOS 8.0 or later
  • Android 4.1.2 or later
Recommended Devices
  • ios: iPhone 5s, iPhone 6, iPhone 6 Plus, iPhone 6s, iPhone 6s Plus, iPhone 7, iPhone 7s, iPod touch 6, iPad Pro, iPad Air, iPad Air Wi-Fi + Cellular, iPad mini 2, iPad mini 2 Wi-Fi + Cellular, iPad Air 2, iPad Air 2 Wi-Fi + Cellular, iPad mini 3, iPad mini 3 Wi-Fi + Cellular, iPad mini 4, and iPad mini 4 Wi-Fi + Cellular. This app is optimized for iPhone 5s, iPhone 6, iPhone 6 Plus, iPhone 6s, iPhone 6s Plus, iPhone 7 and iPhone 7 Plus.
  • Android: Samsung tabs 705c, Samsung S6, Samsung S5, Samsung NOTE4, Samsung NOTE3, Google Nexus 9, Google Nexus 7 II, Ascend Mate7, Huawei P8 Max, Huawei Mate 8, Nubia Z7 mini, SONY Xperia Z3, MI 3, MI PAD, Smartisan T1.
*Support for additional Android devices available as testing and development continues.




Spesifikasi DJI Mavic Pro Drone - OmahDrones


Untuk kelengkapan dari drone ini, umumnya tiap pembelian anda akan mendapatkan:
1x DJI Mavic Drone
1x DJI Mavic Controller
4x Propeller
1x Gimbal
1x Charger
1x MicroSD 16GB
1x Micro USB Cable
1 set RC Cable
1 set RC Cable Slider
4 buah manual book


Dengan fungsi yang portable, bisa dibawa kemanapun dengan mudah, serta kemampuan yang juga sangat hebat mulai dari fitur hingga jarak terbang dan juga kameranya, bukan tidak mungkin DJI Mavic ini akan menjadi teman baru para pilot di seluruh dunia yang mendambakan sebuah drone professional namun dengan bentuk yang portable dan simpel.  Setelah melihat spesifikasi lengkap diatas, mungkin anda bisa menyimpulkan bahwa DJI Mavic ini adalah drone racing, mungkin juga anda simpulkan bahwa ini adalah drone traveling, karena sifat portablenya. Atau mungkin anda menyimpulkan hal lain?


Spesifikasi DJI Mavic Pro Drone - OmahDrones



Dan untuk DJI Mavic ini sendiri ketika artikel ini dibuat sudah secara resmi dipasarkan di seluruh dunia. Namun tetap melalui para reseller atau dealer cabang  tiap Negara karena DJI belum membuka cabang resmi di Negara – Negara lain. Dan apabila anda ingin membeli DJI Mavic ini, bila harga yang tercantum di website resminya di konversi ke rupiah, maka harganya adalah sekitar Rp. 15.000.000,- alias 15 jutaan. Mengingat fitur yang sangat professional dan ukurannya yang kecil, harga sebesar itu mungkin memang pantas untuk drone dengan teknologi terbaru saat ini seperti pada DJI Mavic.



Untuk bonus, sekedar perbandingan kasar antara DJI Phantom 4, DJI Mavic dan GoPro Karma
Spesifikasi DJI Mavic Pro Drone - OmahDrones

Friday, 28 October 2016

Spesifikasi Eachine Racer 250 Drone

Dikalangan penghoby drone jenis racing, pasti banyak yang melirik Drone buatan Walkera dengan kemampuannya yang cukup hebat. Namun jangan terpaku pada sebuah merk saja, karena sebenarnya bisa juga dibilang cukup banyak merk – merk drone lain yang mengeluarkan drone jenis racing. Sekilas saja, drone racing adalah drone yang sesuai namanaya, digunakan atau difokuskan untuk ajang balapan drone. Dikala mobil RC sudah wajib adanya balapan mobil RC, di kalangan drone ternyata juga tidak mau ketinggalan. Drone Racing memiliki bentuk yang berbeda bila dibandingkan dengan drone yang digunakan untuk acrobat atau untuk pengambilan gambar. Dan di kesempatan kali ini, kita akan membahas sebuah drone racing buatan Eachine. Penasaran? Mari kita cari tahu kemampuan drone ini bila dilihat dari spesifikasinya.


Spesifikasi Eachine Racer 250 - OmahDrones


Nama dari drone yang akan kita bahas kali ini adalah Eachine Racer 250. Pertama pasti yang dilihat adalah bentuk dan visualnya. Untuk bentuknya Eachine Racer 250 ini masih termasuk kedalam jenis Quad-Copter. Bila dilihat – lihat bentuk framenya ini membentuk huruf K. dengan kedua lengan bagian depan yang lebih condong kedepan. Seperti drone racing lainnya juga memiliki frame yang kuat namun ringan. Dia juga tidak dibalut dengan body luar supaya terlihat berbeda dari drone yang biasa digunakan untuk mengambil gambar.  Meski drone ini jenis racing, tapi anda juga tetap bisa melakukan pengambilan gambar juga dengan drone ini. Bahkan anda juga bisa FPV.



Seperti kebanyakan atau memang sudah suatu kewajiban untuk drone jenis racing. Eachine Racer 250 ini juga sudah menggunakan motor jenis brushless sehingga efektifitasnya lebih tinggi daripada drone dengan motor jenis brushed. Eachine Racer 250 juga bisa dikategorikan dalam racing drone yang memiliki desain unik. Bila diperhatikan dibagian depan terlihat ada headlamp berupa LED yang jumlahnya ada dua buah. Di bagian tengah ada satu kamera yang nantinya bisa anda gunakan untuk FPV. Nah namun bila dilihat lebih jeli sedikit saja, disitu akan Nampak sebuah wajah dari drone Eachine Racer 250. Dengan memiliki wajah tersebut, mungkin tujuannya agar drone ini memiliki karakter yang bisa membedakan dari drone merk lain.

Spesifikasi Eachine Racer 250 - OmahDrones


Eachine Racer 250 ini menggunakan baterai yang kapasitasnya sebesr 1500 mAh. Dan tegangan yang dipakai adalah baterai dengan tegangan 11.1 V. sehingga ketika baterai sudah habis, anda tidak bisa merecharge nya dengan sembarang charger. Untuk amannya anda tetap menggunakan charger bawaan dari drone Eachine Racer 250. Bila tidak, anda bisa menggunakan smart Li-Po charger yang dijual dipasaran. Dengan baterai berkapasitas sebesar itu, anda bisa menerbangkan Eachine Racer 250 hingga selama 14 menit. Waktu itu sudah cukup untuk melakukan satu kali race bila anda memang sedang melakukan race dengan Eachine Racer 250. Sedangkan untuk proses rechargingnya kurang lebih membutuhkan waktu 2 jam.

Spesifikasi Eachine Racer 250 - OmahDrones


Di bagian unit kendali, Eachine Racer 250 memiliki unit kendali atau remote yang juga sudah professional, bisa dilihat pada gambar diatas, Eachine Racer 250 menggunakan remote yang memiliki banyak tombol fungsi yang semua diletakkan dalam satu arah yakni menghadap ke si pilot. Dalam remote ini dia juga memiliki LCD di bagian bawah yang nantinya akan menampilkan status drone seperti kekuatan sinyal, kapasitas baterai, dan lain sebagainya. Dan umumnya ketika membeli Eachine Racer 250. Anda juga mendapatkan LCD untuk FPV sebesar 7inci. sehingga untuk FPV nanti anda akan mendapatkan gambar yang cukup besar di layar. Kalau untuk jaraknya, tercatat paling jauh bisa sampa 1 Km jauhnya, dalam area luas tanpa halangan baik pohon ataupun gedung.



Dan di unit kameranya, Eachine Racer 250 memiliki kamera dengan kualitas yang tentu sudah HD. Dengan kamera tersebut anda bisa FPV dari remote menggunakan monitor 7 inci. kamera pada Eachine Racer 250 juga bisa diatur anglenya secara manual, sehingga lebih dinamis. Dan bahkan di beberapa sumber berkata, anda juga bisa menggunakan perangkat VR khusus dalam menerbangkan Eachine Racer 250, sehingga anda bisa seolah – olah memiliki pandangan yang sama seperti apa yang ditangkap oleh kamera drone, dan hasilnya ketika racing anda bisa merasakan ketegangannya secara langsung melalui kacamata VR Tersebut.



Untuk detail spesifikasinya, berikut adalah detail spesifikasi dari Eachine Racer 250

Main:
Racer 250 FPV Drone
Main wing length: 140mm
Size: 220x233x50
Weight: 400g (without battery)
Headlight LED: white 3W
Camera: 1000TVL, support for HD night, camera angle is adjustable
Brushless motor: 2204 2300KV
Brushless ESC: Simonk 12A
Flight controller: CC3D with Flexi port and Main port
Receiver: Eachine I6 2.4G 6CH Receiver (included)
Remote control: Eachine I6 2.4G 6 channel (included)
Lipo battery: 11.1V 1500mAh 25C 3S
Transmitter: 600mw 5.8G 32CH built in OSD
Flight time: 10-14 mins
Working temperature: -10°C to +40°C



Eachine I6 2.4G Transmitter
Channels: 6 Channels
RF Range: 2.40-2.48GHz
Bandwidth: 500KHz
-Band: 142
RF Power: Less Than 20dBm
Sensitivity: 1024
Low Voltage Warning: less than 4.2V
DSC Port: PS2;Output: PPM
Charger Port: No
ANT length: 26mm*2(dual antenna)
Weight: 392g
Power: 6V 1.5AA*4
Display mode: Transflective STN positive type, 128*64 dot matrix VA73*39mm,white backlight.
Size: 174x89x190mm
On-line update: yes
Model Memories: 20



Eachine I6 2.4G 6 channel Receiver
Channels: 6 Channels
RF Range: 2.40-2.48GHz
Bandwidth: 500KHz
-Band: 142
RF power:less than 20dBm
RF.receiver sensitivity:-105dBm
ANT length: 26mm
Weight:6.4g
Power:4.0-6.5V
Size: 40.4x21.1x7.35mm
i-BUS port: NO
Data Acquisition port: NO



7 Inch 5.8G 32CH Monitor
Screen type: TFT LCD Screen/long life, LED backlight
Resolution: 800*480
Brightness: 500cd/m2
Visual angle: 140/120°(level/vertical)
Wireless receiving: 5.8G 32CH -90dBmreceive sensitivity
Size: 173mm x 113mm x 20mm
Power: DC 12V 3S LIPO


Spesifikasi Eachine Racer 250 - OmahDrones


Satu tantangan yang bisa anda dapatkan dari membeli Racing Drone adalah ketika anda merakitnya, yap, karena kebanyakan racing drone dipasarkan dalam bentuk belum jadi, sehingga nanti anda bisa merakitnya sendiri ketika barang sudah dirumah. Dan untuk Eachine Racer 250 ini umumnya ketika anda membeli akan mendapatkan:

1 x Eachine Racer 250 FPV Drone Frame
1 x Eachine I6 2.4G Transmitter
1 x Eachine I6 2.4G Receiver
1 x 7 inch 5.8G 32CH monitor
1 x monitor holder
1 x CC3D Flight controller with Flexi port and Main port
4 x Simonk 12A ESC
2 x CW 2204 2300KV motor
2 x CCW 2204 2300KV motor
2 x black CW propeller
2 x black CCW propeller
2 x white CW propeller
2 x white CCW propeller
1 x mushroom antenna
1 x B3AC balance charger
2 x 11.1V 1500mAh 25C 3S battery
1 x tail light LED colorized
2 x headlight LED white 3W
1 x 1000TVL camera
1 x 600MW 5.8G 32CH transmitter built in OSD
1 x remote control strap
1 x Eachine Racer 250 English Manual



Bila dilihat dari spesifikasinya, mungkin kesimpulannya adalah Eachine Racer 250 ini memang cocok menjadi rekomendasi untuk anda yang sedang mencari drone jenis Racing Drone, mungkin anda tipe orang anti mainstream juga sehingga cari drone racing merk lainnya supaya tidak ada yang menyamai, nah, Eachine Racer 250 mungkin bisa menjadi salah satunya. Hahaha,


Spesifikasi Eachine Racer 250 - OmahDrones



Dan yang terakhir tentu kami akan memberikan kisaran harganya. Untuk Racing drone Eachine Racer 250 ini harga pasarannya berkisar di angka Rp. 5.000.000,- untuk ukuran dan kemampuan Racing drone yang bisa diandalkan, terlebih anda dapat LCD monitor 7 inci juga. Eachine Racer 250 ini memang patut dijadikan calon racing drone yang akan anda beli.

Saturday, 22 October 2016

Cara Memasang Baling - Baling Drone Yang Benar

Baling – baling drone atau yang memiliki nama keren propeller, adalah sebuah komponen drone yang sangat penting. Dengan adanya propeller inilah drone bisa terbang dengan memanfaatkan dorongan angin yang diciptakan dari putaran propeller. Dan apabila drone sudah digunakan berkali – kali dan terlebih bila ketika terbang pernah terjadi kecelakaan yang tidak diharapkan yang mengakibatkan propeller menjadi rusak, atau ketika anda baru saja mengganti motor drone anda, tentu anda harus melepas propellernya dulu. Nah, sekarang jadi muncul pertanyaan baru, yaitu bagaimana cara memasang baling – baling atau propeller drone secara benar? Nah, karena adanya pertanyaan tersebut kali ini kita akan membahas cara memasang propeller yang benar.



Untuk drone – drone yang ukurannya besar, biasanya sudah memiliki tanda tersendiri pada setiap propeller dan di bagian lengan drone nya, seperti huruf A, dan huruf B. dimana Propeller A harus dipasang pada lengan yang memiliki tanda A, begitu pula pada propeller bertanda B harus dipasang di lengan yang memiliki lengan bertanda B. Selain itu ada juga dengan tanda pada propellernya, seperti contohnya pada drone parrot Bepop yang di bagian propeller A memiliki lubang di tengahnya, dan propeller B tidak memiliki lubang di tengahnya (Kalau tidak kebalik, hehehe). Sehingga untuk yang memiliki drone dengan ukuran normal sepertinya tidak memiliki kesulitan lagi dalam memasang propeller, karena pasti juga sudah memiliki tanda – tanda tersendiri.



Namun masalah ini tetap ada, yaitu untuk para pilot yang mungkin masih pemula dan memiliki drone dengan ukuran kecil, jenis mini drone atau pocket drone. Karena ukurannya kecil, sayang sekali banyak model – model mini drone yang tidak memiliki tanda pada tiap propellernya sehingga bila hendak memasang atau mengganti propeller baru mungkin akan bingung karena nanti bila salah memasang propeller drone tidak akan bisa terbang. Yap, memasang propeller drone tidak bisa sembarangan, karena bila salah memasang propeller yang ada drone tidak bisa terbang, karena hebusan angin yang dihasilkan harus mengarah kebawah pada bagian pusher, bila anda memasangnya terbalik, jadi hembusan angin pada pusher akan mengarah keatas sehingga drone tidak bisa terbang.



Dan di kesempatan kali ini karena dalam kasusnya banyak terjadi pada mini drone, kita juga akan menggunakan contoh drone dengan ukuran kecil yang tidak memiliki tanda apapun baik pada lengannya maupun pada propellernya, dan untuk jenisnya kita akan menggunakan Quad-Copter karena memang hampir 90% drone yang ada dipasaran adalah jenis Quad-Copter. Tapi sebelum itu, pahami dulu arah putaran baling – baling motornya. Anda bisa melihat gambar di bawah



Bila putaran motor sudah benar, maka sekarang lanjut ke pemasangan propellernya, disini OmahDrones mengambil cara pemasangan dengan melihat arah lekukan atau bagian pada propeller yang miring. Propeller yang digunakan adalah jenis Dual Blade, jadi memiliki dua buah sisi yang sisi miringnya berbeda. Setiap propeller pasti memiliki bagian sisi miring yang berbeda, dan disini kita sebenarnya bisa menghafalnya. Untuk itu OmahDrones sudah memberikan contekan yang bisa dengan mudah anda tiru dan terapkan pada mini drone anda.




Bisa dilihat dari gambar diatas, dengan sisi miring yang sebenarnya bisa hafal dengan mudah. Anda hanya tinggal lihat bilah propeller yang berada di bagian dalam drone, sehingga dalam gambar diatas anda hanya perlu melihat panah kuning bada bagian depan dan panah biru di bagian belakang. Bila sudah, mudahnya lagi bagian dalam bilah propeller drone depan dalam, selalu miring kedepan,, dan bilah propeller bagian belakang dalam selalu miring ke belakang. Bila sudah seperti itu, cobalah terbangkan drone, maka drone akan terbang.

Bila ingin foto polosnya juga kami sediakan di bawah ini, siapa tau bermanfaat juga.



Dengan mengetahui cara memasang propeller yang benar, maka anda tidak perlu takut, khawatir bahkan sampai putus asa karena bingung dengan cara memasang propeller drone, padahal caranya juga cukup sederhana. Ketika propeller drone sudah mulai tidak bagus, seperti sudah luka, dan bentuknya sudah tidak normal, lebih baik segera diganti dengan propeller baru, setelah diganti dengan propeller baru, drone akan terbang lebih enak. Lebih nyaman, stabil, dan bahkan juga lebih bisa tahan lama terbangnya. Karena tenaga yang dihasilkan juga maksimal.




Nah, begitulah cara untuk memasang baling – baling atau propeller drone secara benar. Semoga cara sederhana diatas bisa bermanfaat bagi anda yang sedang bingung atau tidak tau cara memasang propeller yang benar. Untuk pemasangan propeller drone jenis lain, seperti yang memiliki 3 Blade, atau jenis drone lain seperti Hexa-Copter sebenarnya caranya juga sama, hanya saja memiliki sedikit perbedaan karena dari jenis drone nya juga berbeda. Baiklah, sekiranya cukup untuk postingan kali ini, dan samapai jumpa lagi.



Keyword: Cara memasang propeller drone, cara memasang propeller drone yang benar, cara mudah memasang propeller drone

Friday, 14 October 2016

Cara Menghubungkan Kamera Drone Ke Smartphone - Cara FPV Drone

Dalam Dunia Drone, sudah sangat populer sekali istilah FPV. FPV adalah sebuah fungsi atau kemampuan sebuah drone yang memungkinkan sang pilot jadi bisa melihat apa yang ditangkap oleh kamera drone secara realtime. Sehingga bila sudah memiliki FPV anda bisa menentukan apa objek yang hendak di tangkap oleh si kamera drone. FPV ini sangat banyak digunakan terutama bagi pilot yang menggunakan drone untuk keperluan foto atau videografi juga, karena dengan menggunakan FPV, pilot bisa menentukan angle yang pas sebelum mereka melakukan pengambilan gambar. Untuk fitur FPV ini, sebenarnya sudah banyak drone yang memilikinya, namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara melakukan FPV pada drone? Alias bagaimana cara menghubungkan Kamera drone ke smartphone? Nah, di kesempatan kali ini, kita akan membahas untuk menjawab pertanyaan tersebut.


Cara FPV Drone Syma - OmahDrones


Umumnya untuk drone yang berada dipasaran saat ini memiliki dua jenis metode FPV, metode satu adalah dengan menggunakan smartphone kita sendiri untuk dijadikan monitor FPV, dan metode kedua adalah dari pabrik sudah disediakan monitor FPV, sehingga pilot tidak perlu repot – repot menggunakan smartphone mereka untuk dijadikan monitor FPV. Nah, karena banyak juga yang bertanya bagaimana cara untuk melakukan FPV pada drone buatan Syma, kali ini OmahDrones akan memberikan sedikit tutorial cara untuk menghubungkan antara kamera drone ke smartphone agar bisa melakukan fungsi FPV. Walau dalam contoh kali ini kita menggunakan drone buatan Syma, tapi pada dasarnya cara ini bisa diterapkan untuk semua drone, yang menjadi perbedaannya hanya pada aplikasi yang digunakan.



Oke, langsung praktek saja,Hal pertama yang harus anda lakukan adalah pastikan drone anda bisa digunakan untuk FPV, hal itu bisa dilihat pada list fitur drone yang tertera di kardus, drone yang bisa FPV menggunakan Wifi, tentu akan memiliki Tulisan “FPV Real-Time” atau “Wifi” atau hanya “FPV” saja. Nah, bila drone sudah benar bisa FPV, sekarang anda harus install aplikasi FPV di smartphone anda. Karena ini merk Syma, maka cari saja di playstore aplikasi dengan keyword “Syma FPV”. Nanti muncul seperti gambar di bawah ini, nah langsung instal saja.

Cara FPV Drone Syma - OmahDrones


Selain itu, anda juga bisa install manual dengan mendownload dulu file .apk nya melalui QR Code yang ada di kardus atau ada juga di manual book.


Cara FPV Drone Syma - OmahDrones


Setelah terinstal aplikasinya, sekarang waktunya penghubungan. Sekarang hidupkan drone, untuk menghubungkan kamera dengan smartphone, drone hanya perlu sekedar dihidupkan, walau nantinya juga akan di pair dengan transmitternya. Intinya hidupkan drone dulu.


Cara FPV Drone Syma - OmahDrones


Setelah drone sudah menyala, aktifkan Wifi di smartphone, lalu cari Wifi kamera drone syma dalam Wifi List, umumnya nama Wifi dari kamera drone syma ini memiliki nama atau SSID “FPV WIFI x.x.x” langsung konekkan saja smartphone anda ke SSID tersebut.

Cara FPV Drone Syma - OmahDrones


Ketika sudah konek, langsung buka saja aplikasi Syma FPV nya, dan langsung tekan Start di layar, dan bila semua normal, anda akan langsung mendapatkan View Realtime dari Kamera drone anda.


Cara FPV Drone Syma - OmahDrones


Sedikit penjelasan untuk Tampilan UI dari Syma FPV sesuai yang sudah dilingkari pada gambar dibawah yakni:
1.       Capture Button: untuk mengambil Gambar dalam bentuk Foto
2.       Record Button: Untuk merekam atau merecord video
3.       Gallery: tempat untuk melihat hasil gambar dan video yang sudah tersimpan


Sebenarnya hanya seperti itulah cara menghubungkan drone dengan smartphone. Yang menjadi perbedaan adalah beda merk maka aplikasi yang digunakan juga berbeda. Namun dalam beberapa kasus ada juga pilot yang bisa FPV menggunakan aplikasi non official yang juga sudah banyak di Playstore untuk android. Namun untuk cari amannya saja, akan tetap lebih baik bila anda menggunakan aplikasi official sesuai dengan merk drone yang anda gunakan.


Dalam beberapa kasus mungkin anda akan mendapatkan gambar FPV yang terputus – putus atau bahkan hilang. Itu terjadi karena anda terlalu jauh menerbangkan drone, sehingga sinyal Wifi yang dipancarkan tidak sampai ke smartphone anda, jadi jangan beranggapan bahwa kamera drone nya rusak atau error, karena dari bawaan memang seperti itu spesifikasinya, bila mau lebih kuat, anda bisa membuat sendiri booster untuk kamera Wifi drone supaya jangkauannya bisa jauh juga.



Nah, bagaimana? Ternyata mudah kan cara menghubungkan kamera drone ke smartphone? Dengan begini anda sudah bisa menerbangkan drone dengan juga melihat secara langsung apa yang dilihat oleh kamera drone anda. FPV ini bisa dimanfaatkan dalam banyak hal, baik dalam drone jenis camera drone atau racing drone, FPV memiliki perannya masing – masing. Seperti misalkan bila pada camera drone bisa menggunakan FPV untuk menentukan angle terbaik, sementara untuk racing drone bisa digunakan untuk melihat lintasan atau kondisi di depan drone karena racing drone didesain untuk melesat cepat diudara. Baiklah, semoga ulasan kita hari ini tentang bagaimana cara melakukan FPV di drone menggunakan smartphone ini bisa membantu.

Friday, 7 October 2016

Spesifikasi Drone Walkera Rodeo 150

Walkera kembali memiliki satu drone yang disebu – sebut memiliki ukuran yang kecil daripada pendahulu – pendahulunya namun memiliki kualitas yang tidak kalah bagusnya. Memang Walkera sejak dulu mengeluarkan produk drone yang mayoritas tergolong ke dalam jenis Racing Drone. Sesuai namanya Racing Drone adalah drone yang khusus dirancang untuk kegiatan balap drone tentunya di tempat yang berbeda bila dibandingkan dengan tempat balapan RC Car. Walau sebenarnya drone jenis Racing juga bisa digunakan untuk melakukan tugas seperti drone kamera, tapi namanya Racing drone jelas lebih difokuskan untuk melakukan aktifitas balapan. Maka tak heran bila harganya juga berbeda dengan drone jenis lain. Dan disebut – sebut sebagai drone mungil hebat ini, bagaimana sih sebenarnya kemampuan dari drone buatan Walkera yang satu ini apabila dilihat dari spesifikasi yang dimilikinya.


Spesifikasi Drone Walkera Rodeo 150 - OmahDrones


Kali ini Walkera menamai dronenya dengan nama Walkera Rodeo 150. Dilihat dari fisiknya Walkera Rodeo 150 ini masih memiliki bentuk seperti saudara – saudaranya yang juga bernasib menjadi Racing Drone. Tetapi Walkera Rodeo 150 ini terlihat lebih cantik karena bagian tubuhnya sudah tercover dengan body yang mulus, serta bentuk yang tidak ada duanya. Di bagian depan juga terdapat tempat untuk kamera yang disampingnya ada lampu LED yang bisa menyala keren membentuk lingkaran. Selain itu, disisi ukuran, Walkera Rodeo 150 ini cenderung memiliki ukuran lebih kecil dari saudaranya, besarnya hanya sekitar sebesar telapak tangan orang dewasa saja. Cirikhas “sungut” pun dipertahankan juga di drone buatan Walkera yang satu ini.



Kemampuan terbangnya pun juga tentu sudah sangat baik, karena Walkera Rodeo 150 ini sudah menggunakan peralatan canggih terkini, mulai dari terbang yang sangat stabil, kontrol yang lebih responsif nan seimbang,sampai juga di fitur FPV nya yang membuat ketagihan, dan kebetulan kami mendapatkan informasi seputar fitur drone Walkera Rodeo 150 seperti:

-          Modern industrial and modular design, improves the product performance and easy to maintain and upgrade.
-          An excellent camera with 600TVL FOV 110°can record your life, wonderful moments are hard to come by.
-          Adopts F3 flight controller, you can adjust flight control parameters as needed.
-          Smart and unique integration frame design, supports 40 channels race bind.
-          Advanced 5.8G live video gives a unforgettable visual FPV experience, suitable for indoor and outdoor flight.



Walkera Rodeo 150 ini karena memiliki bentuk yang lebih kecil daripada drone buatan Walkera yang lain namun dia juga sudah memakai motor jenis brushless yang memiliki efektifitas lebih tinggi daripada motor brushed, sehingga ketika melesat Walkera Rodeo 150 ini bisa mendahului drone racing lawannya. Dan untuk baterainya, dia memiliki baterai yang kapasitasnya sebesar 850 mAh. Dengan baterai yang kapasitasnya sebesar itu, kira – kira anda bisa menerbangkan drone ini selama 7 sampai 8 menit. Dan karena baterainya memiliki tegangan sebesar 7.4 V, maka anda harus charge baterainya menggunakan charger bawaan Walkera, atau menggunakan smart Li-Po Charger milik anda. Ketika terbang dan baterainya sudah mulai habis, segera turunkan drone, namun jangan langsung di charge, tapi tunggu sekitar 10 – 15 menit dulu, supaya kondisi baterai jadi normal, barulah bisa anda charge.


Spesifikasi Drone Walkera Rodeo 150 - OmahDrones


Di bagian controller, atau sering juga disebut remote, anda umumnya akan mendapatkan remote DEVO 7 milik Walkera untuk mengendalikan Drone Walkera Rodeo 150 ini. DEVO 7 sudah memiliki banyak sekali fungsi yang bisa anda gunakan ketika penerbangan berlangsung karena total remote ini memiliki 40 channel. Dengan remote ini, anda bisa mengendalikan drone sejauh meter, seperti drone racing lainnya tentunya, sehingga anda tidak akan kehilangan koneksi sewaktu sedang racing bersama lawan – lawan anda. Selain itu, di remote juga sudah ada LCD kecil yang akan menampilkan berbagai informasi seputar status drone, sehingga anda pun bisa mengetahui kondisi drone sebenarnya secara realtime.


Specifications:

Brand name: Walkera
Item number: Rodeo 150
Color: black
Main rotor diameter: 96mm
Weight: 159g(battery excluded)
Remote controller: DEVO 7
Receiver: DEVO-RX716
Main flight controller: FCS-Rodeo 150
Transmitter: TX5832(FCC)/TX5833(CE)
Camera: 600TVL DC5-12V
Brushless motor: WK-WS-17-002(CW/CCW)
Brushless ESC: Rodeo 150
Battery: 7.4V 850mAh 30C 2S Lipo
Flight time: 7-8mins
Working temperature: -10~+40
Dimensions: 137x148x77mm(L x W x H)


Spesifikasi Drone Walkera Rodeo 150 - OmahDrones
Camera Walkera Rodeo 150


Walkera Rodeo 150 memiliki kamera yang sudah sangat bagus kualitasnya, ketika FPV anda akan mendapatkan gambar berkualitas maksimal dari kamera Walkera Rodeo 150 secara realtime. Selain disamping tempat kamera ada LED yang bila menyala akan membentuk lingkaran yang mewah, dibagian bawah kamera juga ada lagi LED yang memiliki peranan sebagai headlamp. Sehingga bila kondisi malam hari anda melakukan race, drone Walkera Rodeo 150 ini akan semakin terlihat mewah berkat adanya headlamp yang menyala terang menerangi jalannya drone anda ketika melewati lintasan yang sudah ditentukan. Ketika FPV tentu anda bisa mengambil gambar yang sedang anda lihat baik dalam bentuk foto ataupun video.

Spesifikasi Drone Walkera Rodeo 150 - OmahDrones


Dengan drone ini juga anda bisa memadukannya dengan VR Box buatan Walkera, sehingga ketika anda memakai VR Box ini, anda seolah – olah berada didalam drone yang sedang anda kendalikan. Tentu sensasi balap drone akan lebih menggelegar bila anda memakai VR Box ini, namun tetap saja VR Box ini menjadi aksesori bagi para pilot yang memiliki drone Walkera. Sehingga anda bisa membelinya secara terpisah.

Spesifikasi Drone Walkera Rodeo 150 - OmahDrones


Bila anda membeli sepaket Drone Walkera Rodeo 150 ini, umumnya anda akan mendapatkan :
1 x Rodeo 150 Racing Drone
1 x DEVO 7 Transmitter
1 x 7.4 850mAh Li-Po battery
1 x 2-3S balance charger
1 x USB cable
4 x Propeller
1 x Tools set
1 x User Manual



Bila ditarik kesimpulan, bagi anda yang hendak membeli Drone tipe Racing namun budget anda belum mencukupi bila untuk membeli Drone Walkera yang besar, anda bisa membeli Walkera Rodeo 150 ini karena dari segi harga, drone ini lebih murah daripada saudara – saudaranya. Belum lagi ternyata drone ini juga sudah memiliki kualitas serta kemampuan yang bisa dibilang lebih dari cukup untuk ukuran drone racing sebesar itu. Selain itu, ukurannya yang kecil juga bisa membuat Walkera Rodeo 150 ini lebih gesit dan bisa dimainkan bahkan di dalam ruangan sekalipun terlebih juga drone ini lebih simpel dibawa kemana – mana juga.

Spesifikasi Drone Walkera Rodeo 150 - OmahDrones



Nah, sepertinya begitulah ulasan kita hari ini mengenai Drone buatan Walkera yang memiliki nama pasar Walkera Rodeo 150. Dan apabila anda benar – benar hendak membeli drone ini setidaknya anda siapkan dahulu uang sebesar RP 3.123.000,- dengan harga yang lebih murah dari Drone walkera lainnya, mungkin drone Walkera Rodeo 150 ini bisa menjadi drone racing pertama anda.