Showing posts with label tips & triks. Show all posts
Showing posts with label tips & triks. Show all posts

Monday, 9 January 2017

Cara Mengganti Motor Drone Cheerson CX-10

Motor adalah salah satu komponen yang harus ada dalam drone. Tanpa motor, drone adalah mobil tanpa mesin. Karena motor adalah satu – satunya mesin yang bisa membuat drone bisa terbang dengan cara motor memutar propeller sehingga menimbulkan dorongan angin. Oleh karena itu, bagian motor tentu juga harus mendapatkan perhatian khusus dari kita. kita harus selalu memeriksa bagian motor ini, baik yang brushed atau brushless, dan juga harus senantiasa dibersihkan terutama bagi drone yang menggunakan gearbox supaya gear nya tidak ompong yang akibatnya putaran motor ke propeller menjadi tidak sempurna lagi. Namun walaupun kita sudah merawat drone dengan baik, tetap ada kemungkinan terjadi kerusakan, terlebih apabila drone mengalami crash, seperti menabrak dinding, atau jatuh dengan keras.


Cara Mengganti Motor Drone Cheerson CX-10 - OmahDrones


Dengan begitu, ada beberapa kemungkinan bagian yang crash, salah satunya adalah bagian motor. Motor bisa rusak karena beberapa hal sebenarnya. Seperti ketika drone menukik langsung kebawah dengan propeller yang langsung mengenai tanah, atau juga drone yang secara langsung menabrak dinding dan dia tidak menggunakan propeller protector. Sehingga kerusakan pada motor seperti muncul bau gosong, motor tidak bisa berputar, motor jadi bengkok pada bagian besi tengahnya, dan lain – lain. Bila sudah tidak ada harapan, otomatis kita harus mengganti motornya supaya drone kita bisa terbang lagi. Masalah seperti ini sering terjadi terutama pada drone yang masih menggunakan motor brushed.


Apabila drone anda menggunakan motor brushed. Untuk mengganti motornya tidaklah susah. Yang harus anda persiapkan alat dan bahannya adalah sebagai berikut

Alat:
-          Solder
-          Tenol
-          Obeng


Bahan:
-          Drone rusak motornya
-          Motor baru yang sesuai (ukuran dan jenisnya CW atau CCW)

Cara Mengganti Motor Drone Cheerson CX-10 - OmahDrones


Lihat, tidak memerlukan banyak alat dan bahan kan? Nah, mungkin yang perlu dijelaskan disini adalah ukuran motor. Untuk ukuran motor brushed drone, sebenarnya anda tidak perlu khawatir, karena ketika membeli, tinggal bawa saja motor yang rusak ke si penjual spare part. Atau apabila anda beli online, masukkan keyword tipe drone anda setelah kata “motor”. Lalu untuk jenisnya ada dua yakni CW dan CCW. CW adalah kependekan dari Clockwise atau searah jarum jam. Yakni motor yang berputar searah jarum jam. Umumnya kabelnya berwarna merah dan biru. Dan yang satunya CCW adalah Counter Clockwise yakni berlawanan arah jarum jam. Umumnya berwarna putih dan hitam.



Untuk bagian kutup positif dan negatifnya seperti ini:

Cara Mengganti Motor Drone Cheerson CX-10 - OmahDrones


Nah, kami rasa anda sudah paham untuk jenis dan juga pemasangannya. Dan sekarang waktunya praktik mengganti motor drone anda yang rusak. Untuk kasus kali ini sebagai contoh kami akan menggunakan mini drone Cheerson Cx-10C. untuk seri lainnya kurang lebih sama stepnya. Caranya seperti dibawah ini.



Pertama buka body drone anda dengan cara mencabut sekrup atau baut yang ada pada drone sehingga anda bisa melihat motor dan perkabelannya.

Cara Mengganti Motor Drone Cheerson CX-10 - OmahDrones


Panaskan solder, lalu copot bagian motor drone yang rusak. Namun sebelumnya ingat bagian kabelnya, baik yang berwarna putih hitam atau merah biru, apabila takut salah, bisa anda foto dulu. Namun kebanyakan pada PCB nya sudah ada tanda (+) dan (–) nya. Sehingga anda tidak perlu ragu nantinya.



Setelah motor rusak sudah terlepas segera siapkan motor penggantinya. Nah, disini sebenarnya apabila motor CW anda yang rusak, anda tidak harus menggantinya dengan motor CW, namun anda juga bisa menggantinya dengan motor CCW. Namun pemasangan kabelnya diubah, yang (+) dipasang di (-) , dan yang (–) dipasang di (+).



Tapi untuk kali ini, pasang apa adanya dulu, karena disini motor CW nya yang rusak, maka diganti dengan motor CW yang baru. Anda hanya harus solder lagi kabel dari motor baru ke PCB seperti semula, jangan sampai kebalik antara kutub (+) dan (–) nya.


Apabila sudah terpasang, anda bisa menghidupkan drone, dan coba binding dengan remote, lalu angkat throttle nya apabila motor sudah berputar, maka anda bisa langsung menutup kembali body drone anda sehingga seperti semula lagi.



Setelah selesai, sekarang pasang baling – balingnya. Jangan sampai salah pasang propeller, untuk Quad-Copter pemasangan propeller harus seperti ini yang benar. Ketika propeller sudah terpasang secara benar. Coba terbangkan drone. Dan selamat. Drone anda sudah bisa terbang lagi.



Untuk mencegah drone mengalami kerusakan pada motor, sebenarnya ada cara yang memang sudah dipaparkan juga oleh para produsen drone. Yakni dengan memasang propeller protector. Propeller protector tersebut tidak hanya berfungsi untuk melindungi propeller saja, namun juga bisa berfungsi untuk melindungi bagian gearbox, dan juga motor. Namun pada penerapannya propeller protector ini dirasa menambah berat drone, sehingga banyak orang yang lebih memilih mencopotnya ketika menerbangkan drone.



Nah, bagaimana? Ternyata mengganti motor drone itu mudah kan? Tidak sesusah yang dibayangkan, anda hanya harus solder di dua titik saja sudah beres. Oke, semoga tutorial kali ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Dan apabila tutorial diatas kurang jelas, kami ada videonya juga untuk memperjelas bagaimana cara mengganti motor drone seperti diatas. Mohon maaf kalau videonya kurang jernih.



Saturday, 22 October 2016

Cara Memasang Baling - Baling Drone Yang Benar

Baling – baling drone atau yang memiliki nama keren propeller, adalah sebuah komponen drone yang sangat penting. Dengan adanya propeller inilah drone bisa terbang dengan memanfaatkan dorongan angin yang diciptakan dari putaran propeller. Dan apabila drone sudah digunakan berkali – kali dan terlebih bila ketika terbang pernah terjadi kecelakaan yang tidak diharapkan yang mengakibatkan propeller menjadi rusak, atau ketika anda baru saja mengganti motor drone anda, tentu anda harus melepas propellernya dulu. Nah, sekarang jadi muncul pertanyaan baru, yaitu bagaimana cara memasang baling – baling atau propeller drone secara benar? Nah, karena adanya pertanyaan tersebut kali ini kita akan membahas cara memasang propeller yang benar.



Untuk drone – drone yang ukurannya besar, biasanya sudah memiliki tanda tersendiri pada setiap propeller dan di bagian lengan drone nya, seperti huruf A, dan huruf B. dimana Propeller A harus dipasang pada lengan yang memiliki tanda A, begitu pula pada propeller bertanda B harus dipasang di lengan yang memiliki lengan bertanda B. Selain itu ada juga dengan tanda pada propellernya, seperti contohnya pada drone parrot Bepop yang di bagian propeller A memiliki lubang di tengahnya, dan propeller B tidak memiliki lubang di tengahnya (Kalau tidak kebalik, hehehe). Sehingga untuk yang memiliki drone dengan ukuran normal sepertinya tidak memiliki kesulitan lagi dalam memasang propeller, karena pasti juga sudah memiliki tanda – tanda tersendiri.



Namun masalah ini tetap ada, yaitu untuk para pilot yang mungkin masih pemula dan memiliki drone dengan ukuran kecil, jenis mini drone atau pocket drone. Karena ukurannya kecil, sayang sekali banyak model – model mini drone yang tidak memiliki tanda pada tiap propellernya sehingga bila hendak memasang atau mengganti propeller baru mungkin akan bingung karena nanti bila salah memasang propeller drone tidak akan bisa terbang. Yap, memasang propeller drone tidak bisa sembarangan, karena bila salah memasang propeller yang ada drone tidak bisa terbang, karena hebusan angin yang dihasilkan harus mengarah kebawah pada bagian pusher, bila anda memasangnya terbalik, jadi hembusan angin pada pusher akan mengarah keatas sehingga drone tidak bisa terbang.



Dan di kesempatan kali ini karena dalam kasusnya banyak terjadi pada mini drone, kita juga akan menggunakan contoh drone dengan ukuran kecil yang tidak memiliki tanda apapun baik pada lengannya maupun pada propellernya, dan untuk jenisnya kita akan menggunakan Quad-Copter karena memang hampir 90% drone yang ada dipasaran adalah jenis Quad-Copter. Tapi sebelum itu, pahami dulu arah putaran baling – baling motornya. Anda bisa melihat gambar di bawah



Bila putaran motor sudah benar, maka sekarang lanjut ke pemasangan propellernya, disini OmahDrones mengambil cara pemasangan dengan melihat arah lekukan atau bagian pada propeller yang miring. Propeller yang digunakan adalah jenis Dual Blade, jadi memiliki dua buah sisi yang sisi miringnya berbeda. Setiap propeller pasti memiliki bagian sisi miring yang berbeda, dan disini kita sebenarnya bisa menghafalnya. Untuk itu OmahDrones sudah memberikan contekan yang bisa dengan mudah anda tiru dan terapkan pada mini drone anda.




Bisa dilihat dari gambar diatas, dengan sisi miring yang sebenarnya bisa hafal dengan mudah. Anda hanya tinggal lihat bilah propeller yang berada di bagian dalam drone, sehingga dalam gambar diatas anda hanya perlu melihat panah kuning bada bagian depan dan panah biru di bagian belakang. Bila sudah, mudahnya lagi bagian dalam bilah propeller drone depan dalam, selalu miring kedepan,, dan bilah propeller bagian belakang dalam selalu miring ke belakang. Bila sudah seperti itu, cobalah terbangkan drone, maka drone akan terbang.

Bila ingin foto polosnya juga kami sediakan di bawah ini, siapa tau bermanfaat juga.



Dengan mengetahui cara memasang propeller yang benar, maka anda tidak perlu takut, khawatir bahkan sampai putus asa karena bingung dengan cara memasang propeller drone, padahal caranya juga cukup sederhana. Ketika propeller drone sudah mulai tidak bagus, seperti sudah luka, dan bentuknya sudah tidak normal, lebih baik segera diganti dengan propeller baru, setelah diganti dengan propeller baru, drone akan terbang lebih enak. Lebih nyaman, stabil, dan bahkan juga lebih bisa tahan lama terbangnya. Karena tenaga yang dihasilkan juga maksimal.




Nah, begitulah cara untuk memasang baling – baling atau propeller drone secara benar. Semoga cara sederhana diatas bisa bermanfaat bagi anda yang sedang bingung atau tidak tau cara memasang propeller yang benar. Untuk pemasangan propeller drone jenis lain, seperti yang memiliki 3 Blade, atau jenis drone lain seperti Hexa-Copter sebenarnya caranya juga sama, hanya saja memiliki sedikit perbedaan karena dari jenis drone nya juga berbeda. Baiklah, sekiranya cukup untuk postingan kali ini, dan samapai jumpa lagi.



Keyword: Cara memasang propeller drone, cara memasang propeller drone yang benar, cara mudah memasang propeller drone

Friday, 14 October 2016

Cara Menghubungkan Kamera Drone Ke Smartphone - Cara FPV Drone

Dalam Dunia Drone, sudah sangat populer sekali istilah FPV. FPV adalah sebuah fungsi atau kemampuan sebuah drone yang memungkinkan sang pilot jadi bisa melihat apa yang ditangkap oleh kamera drone secara realtime. Sehingga bila sudah memiliki FPV anda bisa menentukan apa objek yang hendak di tangkap oleh si kamera drone. FPV ini sangat banyak digunakan terutama bagi pilot yang menggunakan drone untuk keperluan foto atau videografi juga, karena dengan menggunakan FPV, pilot bisa menentukan angle yang pas sebelum mereka melakukan pengambilan gambar. Untuk fitur FPV ini, sebenarnya sudah banyak drone yang memilikinya, namun yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara melakukan FPV pada drone? Alias bagaimana cara menghubungkan Kamera drone ke smartphone? Nah, di kesempatan kali ini, kita akan membahas untuk menjawab pertanyaan tersebut.


Cara FPV Drone Syma - OmahDrones


Umumnya untuk drone yang berada dipasaran saat ini memiliki dua jenis metode FPV, metode satu adalah dengan menggunakan smartphone kita sendiri untuk dijadikan monitor FPV, dan metode kedua adalah dari pabrik sudah disediakan monitor FPV, sehingga pilot tidak perlu repot – repot menggunakan smartphone mereka untuk dijadikan monitor FPV. Nah, karena banyak juga yang bertanya bagaimana cara untuk melakukan FPV pada drone buatan Syma, kali ini OmahDrones akan memberikan sedikit tutorial cara untuk menghubungkan antara kamera drone ke smartphone agar bisa melakukan fungsi FPV. Walau dalam contoh kali ini kita menggunakan drone buatan Syma, tapi pada dasarnya cara ini bisa diterapkan untuk semua drone, yang menjadi perbedaannya hanya pada aplikasi yang digunakan.



Oke, langsung praktek saja,Hal pertama yang harus anda lakukan adalah pastikan drone anda bisa digunakan untuk FPV, hal itu bisa dilihat pada list fitur drone yang tertera di kardus, drone yang bisa FPV menggunakan Wifi, tentu akan memiliki Tulisan “FPV Real-Time” atau “Wifi” atau hanya “FPV” saja. Nah, bila drone sudah benar bisa FPV, sekarang anda harus install aplikasi FPV di smartphone anda. Karena ini merk Syma, maka cari saja di playstore aplikasi dengan keyword “Syma FPV”. Nanti muncul seperti gambar di bawah ini, nah langsung instal saja.

Cara FPV Drone Syma - OmahDrones


Selain itu, anda juga bisa install manual dengan mendownload dulu file .apk nya melalui QR Code yang ada di kardus atau ada juga di manual book.


Cara FPV Drone Syma - OmahDrones


Setelah terinstal aplikasinya, sekarang waktunya penghubungan. Sekarang hidupkan drone, untuk menghubungkan kamera dengan smartphone, drone hanya perlu sekedar dihidupkan, walau nantinya juga akan di pair dengan transmitternya. Intinya hidupkan drone dulu.


Cara FPV Drone Syma - OmahDrones


Setelah drone sudah menyala, aktifkan Wifi di smartphone, lalu cari Wifi kamera drone syma dalam Wifi List, umumnya nama Wifi dari kamera drone syma ini memiliki nama atau SSID “FPV WIFI x.x.x” langsung konekkan saja smartphone anda ke SSID tersebut.

Cara FPV Drone Syma - OmahDrones


Ketika sudah konek, langsung buka saja aplikasi Syma FPV nya, dan langsung tekan Start di layar, dan bila semua normal, anda akan langsung mendapatkan View Realtime dari Kamera drone anda.


Cara FPV Drone Syma - OmahDrones


Sedikit penjelasan untuk Tampilan UI dari Syma FPV sesuai yang sudah dilingkari pada gambar dibawah yakni:
1.       Capture Button: untuk mengambil Gambar dalam bentuk Foto
2.       Record Button: Untuk merekam atau merecord video
3.       Gallery: tempat untuk melihat hasil gambar dan video yang sudah tersimpan


Sebenarnya hanya seperti itulah cara menghubungkan drone dengan smartphone. Yang menjadi perbedaan adalah beda merk maka aplikasi yang digunakan juga berbeda. Namun dalam beberapa kasus ada juga pilot yang bisa FPV menggunakan aplikasi non official yang juga sudah banyak di Playstore untuk android. Namun untuk cari amannya saja, akan tetap lebih baik bila anda menggunakan aplikasi official sesuai dengan merk drone yang anda gunakan.


Dalam beberapa kasus mungkin anda akan mendapatkan gambar FPV yang terputus – putus atau bahkan hilang. Itu terjadi karena anda terlalu jauh menerbangkan drone, sehingga sinyal Wifi yang dipancarkan tidak sampai ke smartphone anda, jadi jangan beranggapan bahwa kamera drone nya rusak atau error, karena dari bawaan memang seperti itu spesifikasinya, bila mau lebih kuat, anda bisa membuat sendiri booster untuk kamera Wifi drone supaya jangkauannya bisa jauh juga.



Nah, bagaimana? Ternyata mudah kan cara menghubungkan kamera drone ke smartphone? Dengan begini anda sudah bisa menerbangkan drone dengan juga melihat secara langsung apa yang dilihat oleh kamera drone anda. FPV ini bisa dimanfaatkan dalam banyak hal, baik dalam drone jenis camera drone atau racing drone, FPV memiliki perannya masing – masing. Seperti misalkan bila pada camera drone bisa menggunakan FPV untuk menentukan angle terbaik, sementara untuk racing drone bisa digunakan untuk melihat lintasan atau kondisi di depan drone karena racing drone didesain untuk melesat cepat diudara. Baiklah, semoga ulasan kita hari ini tentang bagaimana cara melakukan FPV di drone menggunakan smartphone ini bisa membantu.

Friday, 1 July 2016

Cara Mudah Membersihkan Gearbox Drone

        Ketika anda menerbangkan drone di tempat yang berdebu, atau gresang, atau bahkan pantai yang disana memiliki area pasir yang kering. Ditambah angin yang selalu membawa pasir kecil menjadi terbang dan masuk ke mata sehingga mata menjadi iritasi. Nah, taukah anda bahwa debu dan pasir halus seperti itu bukan hanya menyakitkan mata anda, namun juga bisa menyakitkan drone. Seperti di mata kita, ketika kita kelilipan pasir halus atau debu, pasti mata kita jadi sakit dan kesulitan melihat karena perih, sama seperti yang dialami drone, bila sampai gearnya terselip pasir kecil atau debu, nanti drone akan mengalami masalah ketika terbang. Seperti putaran propeller yang tidak optimal misalnya. Namun ketika mata anda yang terkena debu, anda bisa mengobati dengan obat tetes mata, sehingga mata jadi nyaman untuk melihat lagi, dan sekali lagi sama. Di drone, anda juga bisa mengobatinya ketika gear system drone terganggu oleh debu atau pasir halus.


Cara Mudah Membersihkan Gearbox Drone - OmahDrones


        Permasalahan seperti itu tidak hanya terjadi di dalam gearbox yang biasanya terdapat pada drone yang masih menggunakan motor jenis brushed. Namun masalah kemasukan debu atau pasir halus juga sering terjadi juga di bagian gimbal kamera bagi drone yang memakai gimbal. Nah, untungnya ada satu langkah sederhana yang bisa anda lakukan setidaknya untuk pertolongan pertama bila drone mengalami kerusakan pada gimbal atau gearbox yang disebabkan karena kemasukan debu atau pasir halus yang ternyata menimbulkan dampak yang sangat merugikan. Dan disini kali ini kita akan coba sharing bagaimana langkah yang bisa anda lakukan untuk memperbaikinya.



Pertama, untuk kedua masalah diatas, kita perlu alat dan bahan untuk menunjang perawatan kali ini, dan yang harus anda siapkan adalah:
-          Obeng
-          Sikat gigi
-          Compressor Kaleng



Tentang sikat gigi
Cara Mudah Membersihkan Gearbox Drone - OmahDrones

        Sebisa mungkin gunakan sikat gigi yang memiliki karakter halus pada bagian sikatnya. Ini bertujuan agar bisa mengangkat debu secara halus tanpa meninggalkan bekas.



Tentang Compressor Kaleng

Cara Mudah Membersihkan Gearbox Drone - OmahDrones

        Mungkin yang ini agak susah untuk dicari, namun di beberapa daerah, compressor angin kalengan ini juga mudah ditemui, bisa dibeli do toko perlengkapan komputer juga malah.



Setelah semua bahan sudah terkumpul. Langsung saja praktik pembersihan.




Untuk Membersihkan Gearbox

        Pertama anda buka dulu penutup gearbox (bila ada), lalu ambil sikat gigi, dan jangan beri apa – apa. Hanya sikat gigi doang. Nah, sesudah itu ada dua cara membersihkannya, cara pertama adalah dengan melepaskan gearnya dulu dari gearboxnya, baru disikat. Cara ini lebih lama karena anda harus melepasnya, membersihkan dan memasangnya lagi.

Cara Mudah Membersihkan Gearbox Drone - OmahDrones


        Dan cara kedua adalah dengan langsung menyikatnya. Siktlah bagian tiap gear secara memutar untuk memastikan di setiap geriginya bersih tidak ada debu yang masih menempel.
Cara menyikatnya adalah dari bawah keatas. Istilahnya seperti bila mencangkul habis di cangkul tanahnya langsung dibuang di luar lubang. Dalam hal ini kita membuang debu – debu yang menempel di sela – sela gerigi gear yang kecil.

        Yang perlu diperhatikan adalah apakah ada gear yang sudah cacat? cacat disini berarti gear sudah tidak berbentuk seperti aslinya, misalkan ada gerigi yang hilang, atau ada gerigi yang bentuknya sudah aneh karena aus. Nah, bila ada tanda – tanda seperti itu, lebih baik anda segera mengganti gear drone anda.

Cara Mudah Membersihkan Gearbox Drone - OmahDrones


        Setelah semua dipastikan baik, dan sudah disikat semuanya. Sekarang untuk memastikannya lagi, ambil Air Compressor. Arahkan kompresor ke bagian gear yang tadi sudah di bersihkan menggunakan sikat gigi halus. Nah tujuan menggunakan air compressor ini adalah untuk meniup semua debu atau pasir halus yang mungkin masih menempel di sela – sela gerigi gear. Dengan angin tekanan tinggi, butiran pasir yang sangat halus akan tertiup jauh dan tidak mengendap di sela – sela gerigi gear lagi. Dengan begini anda sudah membersihkan gear drone seluruhnya.





Untuk membersihkan gimbal

        Untuk membersihkan gimbal, pertama kali yang harus anda lakukan adalah kenali gimbal anda terlebih dahulu. Umumnya saat ini gimbal sudah memakai motor jenis brushless, sehingga tidak membutuhkan gear tambahan lagi, bila gimbal anda berbeda, coba buka bagian gear systemnya, bila didalam gear terdapat cairan gell, jangan dihilangkan karena itu adalah pelumasnya. Dan dengan adanya pelumas itu, gear sudah aman dari ancaman pasir halus dan debu. Dan bila gimbal masih bermasalah, kemungkinan motor pada gimballah yang menjadi sumber masalahnya.



        Bila gimbal anda sudah memakai motor jenis brushless, caranya cukup mudah. Tinggal semprot bagian motor yang berputar menggunakan Compressor kalengan. Semprot secara memutar dan lakukan beberapa kali hingga anda rasa sudah sepenuhnya bersih. Cara ini terbilang efektif untuk membuang debu – debu dan pasir halus yang hinggap di sela – sela motor dengan kerangka gimbal, sehingga bila tidak dibersihkan gerakan gimbal tidak bisa lancar.



        Perlu diketahui, cara diatas adalah cara termudah untuk membersihkan debu – debu atau pasir halus yang sangat menganggu putaran motor. Baik motor untuk propeller ataupun motor untuk gimbal. Bila anda sudah menemukan cara yang lebih baik daripada cara diatas, alangkah lebih baik bila anda melakukan pembersihan dengan cara yang lebih baik. Meski begitu, cara diatas setidaknya bisa membantu anda untuk melakukan pembersihan berkala di bagian gearbox khususnya untuk menghindari endapan – endapan debu yang bila sudah mengendap cukup banyak, akan mengakibatkan kerusakan pada gear itu sendiri.



        Memiliki drone dengan keadaan selalu prima dan siap terbang kapanpun adalah keinginan setiap pilot drone. Namun bila sang pilot tidak mau atau tidak sering membersihkan dan merawat kendaraannya, bagaimana drone bisa dalam keadaan selalu prima? Drone tidak bisa membersihkan dirinya sendiri. Peran kita sebagai pilot adalah untuk selalu menjaga, merawat dan menerbangkannya secara baik dan benar. Nah, mungkin itu dulu tips kita hari ini untuk cara mudah membersihkan gearbox drone.

Friday, 3 June 2016

Cara Menambah Jangkauan Remote Drone Tarantula X6



        Memiliki drone dengan jangkauan terbang yang jauh adalah impian setiap para pilot. Terutama bagi pilot yang menggunakan drone sebagai alat untuk membantu proses pengambilan gambar. Dengan memiliki jarak jangkauan terbang yang lebih jauh, maka pilot bisa lebih leluasa mengendalikan drone nya. Namun untuk drone yang masih belum tergolong kedalam drone professional umumnya hanya memiliki jarak jangkauan terbang yang terbatas. Untuk kelas mini drone yang hanya mayoritas memiliki jangkauan terbang 20 – 30 meter, sedangkan drone kamera yang berukuran sedang umumnya memiliki jangkauan terbang 90 – 100 meter saja, walau ada beberapa produsen yang berkata bahwa beberapa seri drone buatan mereka bisa tembus sampai 300 meter jangkauannya untuk kelas drone menengah.


Cara Menambah Jangkauan Remote Drone Tarantula X6 - OmahDrones


        Sebagai pilot yang tidak kurang akal, sebenarnya kita juga bisa mengakali perihal masalah jangkauan terbang drone ini. Tentu dari setiap pilot pasti menginginkan drone nya bisa terbang dengan jangkauan yang lebih jauh daripada jarak yang tertulis dalam tabel spesifikasi. Namun bagaimana cara menambah jangkauan terbang drone ini? Dengan trik yang sebenarnya sudah banyak digunakan sekarang kita coba trik ini pada drone Tarantula X6. Sehingga anda yang memiliki drone Tarantula X6 bisa mencoba trik ini di rumah untuk mendapatkan sebuah remote yang memiliki jangkauan lebih jauh dari biasanya.



        Tapi sebelum anda mencoba satu trik ini, Lakukan dengan mengetahui semua resiko dan anda harus siap menanggung semua resiko yang mungkin akan ada hadapi. Jadi jika tidak mau mengambil resiko, anda bisa menyerahkan hal ini kepada orang yang lebih berpengalaman.



        Mengapa cukup beresiko? Karena di trik ini, kita akan mengganti bagian antena dari controller drone Tarantula X6, dengan antena yang baru dengan spesifikasi lebih kuat, sehingga jika di logika dengan antena baru ini, jangkauan terbang dari drone Tarantula X6 bisa bertambah walau belum diketahui jelas berapa jarak tambahan yang bisa dihasilkan oleh antena baru ini.



Jika tertarik dan sudah siap menerima semua resikonya, lanjut kita harus menyiapkan alat dan bahannya.

Alat:
-          Solder
-          Tenol
-          Obeng
-          Lem tembak (opsional)

Bahan:
-          Remote Drone Tarantula X6
-          Antena Omni indoor + Pigtail
-          Lempengan plastik



        Nah yang jadi pertanyaan mungkin adalah apakah antena omni itu? Dan apakah pigtail? Bagaimana bentuknya? Nah untuk bentuk antena omni dan pigtail itu seperti gambar dibawah ini:

Contoh Antena Omni Untuk Antena Drone
        Ini adalah contoh dari antena omni indoor, yang bisa anda dapatkan juga dari wifi router bekas, atau bisa juga dibeli baru.

Contoh Pigtail untuk Antena Drone
        Pigtail ini yang ujung besar itu nanti terhubung ke antena, jadi ujung satunya yang tidak memiliki kepala nanti harus anda kupas untuk mendapatkan kabel dalamnya dan untuk memunculkan bagian tembaga dari kabelnya supaya bisa di solder ke remote nanti.


        Nah anda bisa mendapatkan antena seperti itu di router bekas, atau beberapa device wireless bekas, serta ambil juga bagian pigtail atau penghubung antara antena ke device nya. Atau, bila anda mau beli yang serba baru, baik antena omni atau pigtailnya juga banyak yang menjualnya.



        Jika semua alat dan bahan sudah didapatkan maka itu artinya anda siap memodifikasinya. Caranya bisa anda ikuti berikut ini,



        Pertama ambil bagian remote Drone Tarantula X6, lalu buka remotenya, jangan lupa untuk melepas bagian kabel yang bisa di lepas pasang, seperti kabel pada LCD misalnya, dan disini anda harus mengingat – ingat dan tau cara mengembalikan kabel – kabel tersebut pada tempatnya.

Cara Menambah Jangkauan Remote Drone Tarantula X6 - OmahDrones


        Lalu lihat di bagian atas pcb, dimana tombol – tombol berada, disana ada lagi satu PCB kecil dengan antena pendek bawaan dari pabrik. Lalu lepaskan antena itu pada bagian kabel yang tersolder di PCB. Nah disini anda perlu mengingat posisi kabel antena berada tadi, dan juga sewaktu soldering jangan sampai lebih dari 5 detik supaya IC yang ada di PCB antena ini tidak terbakar dan rusak.

Cara Menambah Jangkauan Remote Drone Tarantula X6 - OmahDrones


        Selanjutnya ambil pigtail, lalu kikis kabelnya di bagian ujung yang tidak bisa dihubungkan ke antena omni sampai tembaga didalam kabel terlihat dan jangan potong bagian tembaga itu.



        Setelah terkikis dan terlihat bagian tembaga dari kabel pigtail ini kira – kira sepanjang 1 CM, sekarang panaskan solder. Dan ketika sudah panas, sekarang solder bagian kabel tadi ke PCB antena. Letaknya harus sama dengan posisi antena yang asli tadi. Solder kedua buah kabelnya.

Cara Menambah Jangkauan Remote Drone Tarantula X6 - OmahDrones


        Jika sudah tersolder, sekarang ambil potongan plastik dan bentuk sedemikian rupa sehingga bisa masuk ke slot antena seperti antena yang lama, setelah ukurannya pas, lubangi bagian tengahnya dan masukkan bagian pigtail yang digunakan untuk mengubungkan antena, kira – kira bentuknya akan menjadi seperti ini:


Cara Menambah Jangkauan Remote Drone Tarantula X6 - OmahDrones


        Lalu pasang kembali PCB remote ke body remote bagian atas, jangan lupa hubungkan kabel LCD nya. Selanjutnya pasang plastik yang sudah ada pigtailnya ke slot antena di remote, bila terlihat masih longgar anda bisa mengencangkannya menggunakan lem tembak.

Cara Menambah Jangkauan Remote Drone Tarantula X6 - OmahDrones


Sehingga kira – kira hasilnya akan seperti ini nanti

Cara Menambah Jangkauan Remote Drone Tarantula X6 - OmahDrones


        Selangkah lagi yaitu pasang kembali body remote menggunakan baut. Dan jadilah remote Drone Tarantula X6dengan antena baru yang memiliki jarak jangkauan terbang yang lebih jauh dari sebelumnya.

Cara Menambah Jangkauan Remote Drone Tarantula X6 - OmahDrones



        Nah kurang lebih seperti itulah cara memodifikasi remote Drone Tarantula X6 sehingga memiliki jangkauan terbang  yang lebih jauh daripada remote dengan antena bawaannya. Semoga trik ini bisa bermanfaat.

Monday, 30 May 2016

Cara Modifikasi Kamera Drone Syma X5C


        Seperti yang kita ketahui, Drone Syma X5C adalah salah satu drone yang bisa dibilang cocok untuk siapapun, karena dari segi ukuran, fitur hingga di urusan harga juga tidak terlalu mahal, bahkan Drone Syma X5C ini juga sudah memiliki kamera bawaan yang bisa anda gunakan untuk mengabadikan momen ketika berada di udara atau ketika drone sedang terbang, maka pantas saja drone yang satu ini sangat laris bukan hanya di pasar indonesia, namun juga di negara – negara lainnya. Untuk para pilot yang sudah senior, mungkin akan mencopot bagian kameranya dan menggantinya dengan kamera lainnya yang lebih dinamis sehingga di bagian sudut pandangnya juga bisa diatur sendiri, karena kamera bawaan Drone Syma X5C ini memiliki sifat yang sudah paten, dan tidak bisa dirubah arahnya sesuai keinginan, sehingga jika anda tergolong masih newbie dalam menjadi pilot drone, maka anda akan berfikir dua kali jika harus membeli kamera baru untuk Drone Syma X5C.



        Masalah yang sering membuat pilot merasa kesal adalah kamera yang memiliki angle turun kebawah, sehingga jika drone bergerak maju, kamera akan merekam posisi bawah drone dan bukan arah depan drone, maka dari itu kebanyakan pilot lebih memilih untuk mengganti kamera bawaan Drone Syma X5C ini dengan kamera milik mereka sendiri. Namun sebenarnya ada satu trik yang bisa diterapkan untuk membuat kamera ini mengarah kedepan dan bukannya ke depan bawah, sehingga ketika drone melaju ke depan, kamera masih bisa merekam gambar kedepan dan bukannya merekam bagian bawah drone. Trik ini sederhana, namun bisa bermanfaat terutama bagi anda pilot yang tidak mau membeli kamera baru untuk Drone Syma X5C, selain itu trik ini juga bisa dikembangkan sendiri sesuai kreatifitas pilot masing – masing.



        Oke, berdasarkan masalah seperti diatas, maka sebenarnya yang harus dilakukan cukup sederhana yaitu membuat unit kamera menjadi menghadap kedepan. Dan untuk mengubahnya juga cukup mudah. Pertama yang harus disiapkan tentu saja alat dan bahannya.

Alat:
-          Obeng

Bahan:
-          Drone Syma X5C + kamera bawaan
-          Blade protector bawaan
-          Spon



        Mungkin ada yang menganggap blade protector ini sebagai suatu komponen yang kurang penting sehingga anda mencopotnya dari badan Drone Syma X5C. Nah jika anda tidak menggunakan blade protector ini, anda bisa menggunakannya untuk menunjang modifikasi kali ini.



        Oke, langsung saja ke cara modifikasinya. Sebenarnya kalau dibilang modifikasi juga kurang pas, jadi mungkin akan lebih baik jika kita menyebutnya “mengakali” saja. Nah, untuk ngakali nya caranya bisa disimak berikut ini.



        Pertama siapkan dulu semua alat dan bahan, ambil Drone Syma X5C, lalu copot kabel kamera dari badan drone.

Cara Modifikasi Kamera Drone Syma X5C - OmahDrones


Langkah selanjutnya copot bagian kamera drone dari body Drone Syma X5C.

Cara Modifikasi Kamera Drone Syma X5C - OmahDrones


        Setelah modul kamera sudah terlepas, sekarang ambil unit kamera itu, dan copot kedua baut/sekrup yang membuat modul menempel pada penutup baterai.

Cara Modifikasi Kamera Drone Syma X5C - OmahDrones


        Sekarang ketika kedua baut sudah terlepas, anda bisa lihat bahwa sebenarnya unit kamera bisa dibuat anglenya lurus kedepan, kebawah, dan bahkan keatas juga.

Cara Modifikasi Kamera Drone Syma X5C - OmahDrones


        Selanjutnya, ambil komponen blade protector, bisa dilihat kan di bagian blade protector ini ada satu baut juga, dan jika diambil baut ini memiliki ukuran yang lebih panjang daripada baut yang ada di kamera tadi. Nah, sekarang ambil baut itu dari blade protector, karena kita membutuhkan 2 baut, maka ambil dari kedua buah blade protector.

Cara Modifikasi Kamera Drone Syma X5C - OmahDrones

Cara Modifikasi Kamera Drone Syma X5C - OmahDrones


        Nah, kita sudah dapat dua buah baut yang ukurannya panjang, sekarang pasang kedua baut ini untuk mengganti baut yang menghubungkan kamera ke penutup baterai tadi. Memasangnya jangan dalam – dalam, namun hanya sebagian kecil saja agar kamera bisa di renggangkan.

Cara Modifikasi Kamera Drone Syma X5C - OmahDrones


        Lihat pada gambar dibawah ini untuk mengetahui maksud memasang bautnya jangan dalam – dalam supaya bagian kamera bisa direnggangkan. Jika kamera bisa direnggangkan seperti itu, otomatis angle kamera menjadi menghadap kedepan, dan tidak menghadap ke depan bawah lagi seperti aslinya.

Cara Modifikasi Kamera Drone Syma X5C - OmahDrones


        Langkah selanjutnya, yaitu ambil sepotong kecil spon, yang anda masukkan di sela – sela renggangan kamera dengan penutup baterai supaya bagian kamera ini bisa terus menghadap kedepan.


Cara Modifikasi Kamera Drone Syma X5C - OmahDrones


Setelah diberi sepotong spon pada sela – sela renggangannya, hasil jadinya kira – kira seperti ini

Cara Modifikasi Kamera Drone Syma X5C - OmahDrones


        Nah, kita sudah berhasil membuat kamera Drone Syma X5C menjadi menghadap kedepan. Dan lagkah terakhir yang harus dilakukan anda adalah mengembalikan unit kamera ini kembali ke badan Drone Syma X5C. Dan jangan lupa untuk menghubungkan kabel kamera ke unit dronenya.



        Sekarang bisa dilihat, kalau kamera Drone Syma X5C kali ini sudah menghadap kedepan, sehingga bila drone terbang maju kedepan, kamera akan menangkap gambar menghadap depan dan bukan menghadap kebawah lagi.




        Oke, begitulah trik sederhana kali ini tentang cara membuat kamera Drone Syma X5C menjadi menghadap kedepan, semoga trik yang sederhana kali ini bisa menjadi refrensi bagi seluruh pilot yang membutuhkan, Ternyata untuk mengakali kamera supaya tidak menghadap terlalu kebawah cukup simpel kan, tidak perlu membeli alat - alat tambahan yang mahal pula, bahkan bautnya juga dari Blade Protector, tinggal beli spon atau tinggal memotong kecil spon yang ada didapur pun sudah bisa, hahaha.

Wednesday, 25 May 2016

Membuat Drone Quad-Copter Menggunakan Arduino Nano

Membuat Drone Menggunakan Arduino - OmahDrones


Memiliki sebuah drone adalah sebuah kesenangan tersendiri bagi beberapa orang, terlebih jika orang itu adalah seorang pilot drone yang pastinya memiliki lebih dari satu jenis drone yang kemampuannya juga beragam. Namun akan lebih senang lagi jika seorang pilot mampu membuat dronenya sendiri dengan kemampuan terbang yang bahkan bisa diatas drone pasaran yang memiliki spesifikasi sama. Sebenarnya ada beberapa metode yang bisa dipakai untuk bisa membuat sebuah drone sendiri, material yang digunakan pun juga sangat beragam, karena dengan membuatnya secara manual dan oleh diri sendiri, tentunya seorang pilot bisa memakai kreatifitasnya sendiri untuk membuat sebuah drone, sehingga baik bentuk dan karakteristiknya bisa berbeda jika dibandingkan dengan drone buatan pilot lain. Nah itu salah satu mengapa ada beberapa pilot drone yang mencoba untuk membuat drone sendiri.

Membuat Drone Menggunakan Arduino - OmahDrones


Seperti seorang pilot ini yang membuat drone sendiri mulai dari kerangkanya yang dari kayu, lalu menggunakan sparepart drone yang bisa dibeli secara terpisah, sehingga dia mampu membuat drone yang bisa terbang hingga selama 30 menit nonstop dengan berat sekitar 1Kg. Drone buatannya ini pun bisa dibilang sederhana karena pada framenya saja terbuat dari kayu yang digabungkan sehingga membentuk huruf X. Iya, pilot ini membuat sebuah Drone Quad-Copter yang tentunya memiliki cirikhasnya sendiri, karena pilot ini membuat program sendiri untuk membuat dronenya bisa terbang secara stabil dan juga sanggup ditambahi beberapa komponen pendukung seperti LIPO Alarm yang nantinya bisa memberi peringatan bahwa baterai sudah habis.

Membuat Drone Menggunakan Arduino - OmahDrones


Drone buatan pilot ini menggunakan Arduino Nano sebagai otaknya. Sebelumnya pilot ini sudah membuat sebuah program yang nantinya bisa membuat komponen – komponen lainnya bisa saling terhubung dan bekerja sehingga menjadi sebuah sistem yang mampu membuat drone terbang dengan stabil dan juga bisa dikendalikan oleh pilot dengan kendali penuh.



Secara keseluruhan inilah bahan – bahan yang dipakai untuk membuat drone Quad-Copter menggunakan arduino sebagai otaknya:

-          Arduino nano
-          Frame dari kayu
-          Lipo-Alarm
-          MPU6050
-          Motors: 4x FC 28-22 (1200kv)
-          ESC: 4x Hobbyking SS Series 15-18A ESC
-          Battery: 2x ZIPPY Compact 3700mAh 3S 25C
-          Props: 4x 10x4.5 SF Props 2CW+2CCW
-          Radio-controller: Hobby King 2.4Ghz 6Ch V2



Lalu untuk gambaran skematiknya ada dalam bentuk gambar sih, bukan skematik, secara simpelnya seperti gambar dibawah ini:


Membuat Drone Menggunakan Arduino - OmahDrones


Drone ini menggunakan ESC dari Hobbyking yang diletakkan di setiap lengan drone. Bagi yang belum tau apa fungsinya ESC, si ESC ini adalah alat yang bisa membuat putaran ke empat motor drone bisa sama, sehingga saat hovering drone bisa terbang dengan stabil. Jika masih ingin tau lebih lanjut, anda bisa baca di postingan Yang Harus Disiapkan Saat Membuat Drone Sendiri, atau bisa dilihat di popular post barang kali masih diatas. Hehehe. Nah kesimpulannya jika tidak memakai ESC akan sangat sulit untuk mengontrol drone, karena putaran tiap motor berbeda, bahkan malah tidak bisa terbang.

Membuat Drone Menggunakan Arduino - OmahDrones


Jika sudah diberi ESC, maka akan disambungkan ke motor di bagian tiap ujung lengan drone. Untuk motornya, pilot ini memakai motor FC 28-22 (1200kv). Motor ini dipilih karena ukurannya besar, sehingga sudah pasti bisa mengangkat drone yang beratnya hingga 1Kg. selain itu, motor jenis ini juga banyak yang jual, bukan hanya dibeli untuk membuat drone jenis quad-copter yang kebanyakan terbang hovering, bahkan motor jenis ini juga dipilih untuk membuat drone racing yang memiliki kecepatan motor yang bisa diandalkan untuk race.

Membuat Drone Menggunakan Arduino - OmahDrones


Lalu untuk propellernya, pilot ini menggunakan 10x4.5 SF Propeller yang mana 2CW (searah jarum jam) dan juga 2CCW (berlawanan arah jarum jam). Dengan adanya propeller yang memiliki panjang sekitar 10” . Sangat cocok digunakan mengingat ukuran drone yang lumayan besar dan beratnya yang mencapai 1Kg. selain itu motor yang dipakai juga memiliki kekuatan yang besar, sehingga untuk memutar propeller yang sepanjang itu pun masih sangat kuat.

Membuat Drone Menggunakan Arduino - OmahDrones


Dengan otak arduino nano, dan frame dari kayu, untuk jarak antar propeller di drone ini dibuat menjadi 60cm. semua komponen dijadikan menjadi satu sehingga bisa disebut dengan motherboard. Nah bagian motherboard ini diletakkan dibagian tengah atas, karena dibagian tengah bawah digunakan untuk meletakkan dua buah baterai 7400 mAh.



Selain itu di bagian motherboard juga diberi Lipo Alarm, yang mana nanti jika ketika terbang baterainya sudah mulai menipis, maka alarm akan berbunyi sehingga pilot bisa segera mendaratkan drone yang sedang terbang. Jika dilihat memang drone ini terlihat sedikit semrawut, namun pada dasarnya drone ini masih tergolong sederhana, dengan satu motherboard yang menggunakan dua buah baterai yang digabung secara seri. Lalu memiliki empat buah jalur output yang langsung menuju ke empat buah ESC yang seterusnya akan dilanjutkan ke bagian motor.

Membuat Drone Menggunakan Arduino - OmahDrones


Namun ketika di test-flight, drone buatan pilot yang satu ini mampu terbang dengan stabil, dan untuk catatan waktu terbang yang berhasil tercatat untuk drone ini bisa mencapai 30 menit! Bukankah itu waktu yang cukup lama untuk sebuah drone terbang. Dengan drone yang masih prototype ini, tentu kedepannya masih bisa dikembangkan sehingga mampu menjalankan fungsi lain seperti kamera misalnya.

Membuat Drone Menggunakan Arduino - OmahDrones


Dan pilot ini pun memberikan skematik dan source code untuk program Arduinonya secara gratis, sehingga anda yang ingin membuatnya pun bisa mengacu kepada program yang sudah dibuat oleh pilot ini, jika anda berminat, bisa langsung Contact ke admin untuk mendapatkan skematik dan source codenya. Dan juga jika anda hendak melihat video previewnya anda sudah bisa menontonnya di youtube.




Dengan adanya kreatifitas dan media untuk menyalurkan, bukan tidak mungkin seseorang bisa mewujudkan apa yang ada di pikirannya. Terlebih sekarang ini, untuk mendapatkan alat untuk membuat sesuatu yang baru sudah mudah ditemukan, sehingga kita bisa berkreatifitas tanpa batas menyalurkan hobby. Nah, kurang lebih seperti itulah info kita hari ini, tentang seorang pilot yang bisa membuat quad-copter sendiri menggunakan arduino nano, sebagai otak dari drone buatannya.